SEJARAH DAN TOKOH HYPNOTHERAPY

Sejarah hipnoterapi sudah ratusan tahun, dimulai oleh Frederick Anton Mesmer – Ahli pengobatan dari Austria yang kemudian pindah ke Paris – (1734 -1815) – metode penyembuhan dengan magnet – dikenal sebagai Magnetism / Mesmerism – sebenarnya sembuh karena sugesti yang diberikan.

Marquis de Puysegur (1781 – 1825) – Pengikut dari Mesmer, yang pertama kali menemukan Somanmbulism.(keadaan trance) yang menyerupai kondisi tidur.

Joseph Philipe Francois Deleuze (1753-1835) menemukan bahwa sugesti yang diberikan saat trance terbawa setelah sadar kembali. Keduanya menganggap bahwa kondisi hypnosis dihasilkan oleh magnet bukan oleh subyek.

Dr.James Braid (1795 – 1860) menemukan bahwa Hypnosis kata yang berasal dari bahasa yunani “Hypnos” artinya tidur tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Dia juga yang pertama kali menemukan bahwa hypnosis dapat tercapai dengan konsentrasi bukan dengan magnet.

Dr.John Elliotson (1791 – 1868) professor of Medicine at University college in London, President of the Royal Medical Society yang perrtama kali memakai hypnosis sebagai pengganti anestesi dalam operasi.

Dr James Esdaile (1808 – 1893 ) seorang dokter di india yang melakukan operasi tanpa anestesi

Jean Martin Charcot (1825 – 1893) seorang Neurologist ( sekarang psykolog) mengajar di Paris – Salpetrieve School of Hypnotism lPierre Janet, Neurologist menemukan pasien akan memblok memori menyebabkan trauma dan memori tersebut dapat ditimbulkan kembali lewat hypnosis untuk dimengerti.

Auguste Ambroise Leibeault (1823 -1904) dan Hippolyte Bernheim (1837 -1919) dokter dan neurologist dari paris, yang pertama kali menghargai hypnosis sebagai fenomena normal.

Sigmund Freud belajar di klinik Jean Martin Charcot dan Leibeault & Bernheim. Freud adalah tokoh psikologi terkenal dengan Teori Psikoanalisa.

1955 The British Medical Association mengijinkan pemakaian hypnosis untuk histeria dan anestesi

1958 The American Medical Association mengijinkan penggunaan hypnosis untuk pengobatan. Tetapi melarang untuk keperluan stage hypnotis.

Edgar Cayce (1877 – 1945 ) tinggal di Amerika dikenal sebagai “Sleeping Prophet” karena dia bisa mengakses dalam subconscious dengan self hypnosis untuk menyembuhkan pasien.

Milton H.Ericson (1901 – 1980 ) Bapak hypnosis modern, seorang psikiater, psikolog dan hipnotherapis yang membuat praktek hipnoterapi diterima oleh banyak kalangan.

Saat ini hipnoterapi sangat popular di US, Eropa, Jepang dan Australia karena memiliki tingkat efektifitas penyembuhan yang sangat cepat.
Bagaimana dengan Indonesia ? perkembangan hipnoterapi Indonesia bisa dikatakan sangat ketinggalan dibandingkan dengan negara lain; hipnoterapi masih dipandang dengan rasa curiga dan diperparah lagi dengan tayangan hipnotis panggung di televisi.
Metode hipnosis / hipnotis yang seharusnya bisa dipergunakan untuk hal yang lebih besar dan berguna, malah jadi tontonan yang lucu. Praktek hipnoterapi masih belum dimengerti oleh sebagian masyarakat Indonesia, meskipun demikian keingintahuan masyarakat atas hipnoterapi sangat besar, yang terkadang dimanfaatkan sebagian orang untuk mengeruk keuntungan dengan memberikan pelatihan hipnoterapi yang tidak bermutu. Bagaimana mungkin suatu pelatihan instan hipnoterapi selama 5 atau 6 jam bisa mengajarkan praktek hipnoterapi secara lengkap dan membuat peserta bisa langsung praktek sebagai hipnoterapis ?

Hipnotis = Gendam = Ilmu Hitam ?

Pro kontra terhadap sesuatu yang baru akan selalu terjadi. Seperti teori bumi bulat dari Galileo, yang kemudian membuatnya dihukum mati, meskipun sekarang terbukti bahwa bumi ini memang bulat.
Hipnotis juga tidak lepas pro dan kontra terutama di Indonesia. Kondisi hipnotis sebetulnya adalah kondisi yang sangat relaks dan terkonsentrasi, kondisi ini dialami orang setiap hari seperti awal bangun tidur di pagi hari, nonton film, baca buku, meditasi, zikir, mendengarkan ceramah dsb.
Dalam keseharian kita juga banyak sekali di “hipnotis” oleh iklan di TV, koran, baliho iklan, ceramah dsb.
Coba amati bagaimana reaksi kita mendengar ”Apapun makanannya minumnya ……… ” atau ”bukan basa basi”.
Hipnotis bisa juga dikatakan sebagai ilmu komunikasi modern, dan banyak sekali tokoh yang memanfaatkan hipnotis dalam komunikasi masa; yang paling terkenal adalah Barack Obama presiden Amerika serikat.
Kondisi hipnosis bukanlah kondisi tidur dan tidak sadar, dalam kondisi hipnotis seseorang tetap sadar dan bisa berinteraksi; karena itulah inti dari penyembuhan hipnoterapi.
Hipnoterapi memanfaatkan kondisi hipnosis agar bisa diberikan sugesti positif sehingga tercapai tujuan penyembuhan. Sugesti ini bisa berjalan kalau pasien mau menerima dan tidak bertentangan dengan nilai nilai dasar yang dianut.
Masuk dalam kondisi hipnosis hanya bisa dilakukan kalau pasien bersedia mengalami kondisi relaks, santai dan nyaman. Tidak mungkin dilakukan pemaksaan agar seseorang bisa di hipnotis; hipnotis hanya bisa dilakukan bila diijinkan oleh ybs.
Untuk masuk dalam kondisi hipnosis hanya diperlukan keadaan yang relaks dan nyaman, sama sekali tidak ada mantra atau ritual khusus.
Pengertian salah tentang hipnotis juga diakibatkan ketidak mengertian media terhadap hipnotis. Banyaknya penipuan yang selalu dikaitkan dengan hipnotis, yang sebenarnya adalah penipuan biasa dengan memanfaatkan kelemahan korban.
Seorang hipnoterapis dalam melakukan praktek telah membekali diri dengan berbagai macam teknik dengan maksud untuk penyembuhan dan penyelesaian masalah. Hipnoterapis wajib mempunyai sertifikat sebagai tanda bahwa dia telah menyelesaikan pendidikan yang telah distandarisasi dan dianggap layak oleh lembaga sertifikasi hipnoterapis. Seperti di Indonesia adalah IBH (Indonesian Board Of Hipnotherapist) atau dalam skala yang internasional adalah NGH ( National Guild of Hypnotists, USA). Seorang hipnoterapis sesuai dengan bidang ilmunya jauh dari kesan paranormal yang identik dengan ilmu hitam.

= Dari Berbagai Sumber=