REVOLUSI MENTAL

Sis and Bro…

Dalam kehidupan ada suka dan duka yang harus dijalani, bermacam karakter kepribadian manusia yg kita temukan, Semua itu tergantung kita yang menjalaninya, mampu ataukah tidak mampu kita menghadapinya, semua itu kita jalani kudu ikhlas, sabar, tawakal, dan satu hal lagi, berdo’a lah kepada Allah SWT. Mengenal karakter kepribadian manusia itu tidak hanya bisa dilihat dari segi luarnya saja, namun dari inner beauty yang terlihat dari seseorang kita juga bisa menyelaminya.

Sis and Bro..

Untuk menghadapi suatu kasus/masalah, yang harus kita lakukan adalah mengenal, memilah, merumuskan, mengidentifikasi, menarik kesimpulan dan akhirnya kita bisa tahu dibalik suatu kasus yang harus diselesaikan, ibarat benang merah yang kusut di situ kita berusaha mencari masalah yang harus dipecahkan terlebih dahulu, namun bukan berarti kita membeli benang yang berwarna merah loh ya ? contoh suatu kasus pelanggaran HAM, penyalahgunaan wewenang, dan sikap ego struktural yang biasanya dominan dalam permasalahan tersebut.

Orang yg mencurangi wajib menyesal, meminta maaf, dan mengembalikan yg bukan haknya

Orang yg dicurangi sebaiknya memaafkan. Meskipun si curang ga menyesal dan ga minta maaf.

Yg diatas adalah hal terbaik untuk dilakukan.

Memaafkan adalah HAK orang yg dizalimi, yg kalau ga diambil, rasanya rugi aja.

Menyesal, meminta maaf, dan mengembalikan hak orang adalah KEWAJIBAN bagi orang yg mencurangi, yg kalau ga ditunaikan maka dia bersalah 2 kali.

Yg lebih parah adalah, udah salah,
ga menyesal,
ga minta maaf,
ga mengembalikan hak orang,
pesta pora dan bangga pula dengan kesalahannya..

eh… malah nyalah2in orang karena ga maafin dia,
minta orang merelakan aja udah dicurangin,
minta orang berbesar hati untuk menerima dicurangin,
ngeledek2 orang2 yg masih kesal dgn kesalahannya dia,
maki2 pakai bahasa bangsanya dia sendiri (bahasa yg susah dimengerti ama manusia),
nyuruh orang memperbaiki diri,
nuduh dan memfitnah orang yg dia curangi, bahkan mendzalimi tanpa mengetahui hal yang sebenarnya.
usir2 orang (emang negeri ini punya ngkong lo? Londo ireng? Londo kulit berwarna? )

Bro, sis, ga salah tuh? Kata2 kaya gimana yg cocok buat yg kaya gitu?

Orang disuruh ikut aturan main, eh dianya curang.
Orang disuruh ikut aturan main, giliran dianya kalah, aturannya ga dipakai. Bikin aturan baru sendiri. Acak2 aturan.. Eee… Kuciang Aia.
Kalo kata orang minang, cadiak buruak.

Mungkin revolusi mental emang dibutuhkan. Kalo lo mau, silahkan lo kasih contoh. Kan lo yg punya slogan?

Baiknya, selain sibuk mengurusi kurang tepatnya sikap orang lain, dan menyalahkan orang yg elo sendiri bersalah atasnya, lo urus juga KESALAHAN lo. (Kurang apa coba, lo ga disalahin ngurusin orang2 yg lebih baik dari lo )

Bro, sis, biarkan orang2 yg lo dzhalimi meneruskan membangun jiwanya dgn berusaha memaafkan lo. Sepertinya mereka lebih ngerti soal itu. Kalaupun engga, mereka sendiri yg rugi (mungkin loh ya..).

Kalo lo mau, baiknya lo ngurus diri lo juga (bukan ga boleh ngurus orang lain ya.. ). Uruslah dan perbaiki lah KESALAHAN lo.. karena kesalahan itu bukan aja merugikan, tapi juga mencelakakan..

Tapi…. kalo ke-jahiliah-an lebih menarik, ya.. seperti yg seharusnya dilakukan seorang muslim, gw berlindung kepada Allah dari yg kaya gitu..

Oya, jangan bikin Tuhan itu tandingan ya..

Begitulah macam-macam karakter kepribadian manusia..kita harus bisa menyelami dan memakluminya..dan patut kita semua renungkan…

WaLLahua’lam bishshowab.

= Ryana =