DAFTAR LENGKAP TRAGEDI KECELAKAAN PESAWAT DI INDONESIA

Daftar Panjang Tragedi Kecelakaan Pesawat di Indonesia

 

 

 

 

 

Pesawat Airbus Air Asia A 320 dengan nomor penerbangan QZ 8501, dikabarkan jatuh di perairan laut Belitung Timur, Bangka Beltung, Minggu (28/12/2014). Namun belum dipastikan titik lokasi jatuhnya pesawat tersebut. Hingga kini pesawat nahas itu belum juga ditemukan.

Berikut adalah Daftar Kecelakaan Pesawat Terbang di Indonesia, baik pesawat komersil Indonesia yang mengalami kecelakaan dinegara lain maupun pesawat komersil Negara lain yang mengalami kecelakaan di Indonesia.

16 Februari 1967 : Garuda Indonesia Penerbangan 708 jurusan Makassar – Manado kecelakaan saat mendarat di Bandar Udara Sam Ratulangi. 22 penumpang tewas dan 70 penumpang selamat.

24 September 1975 : Garuda Indonesia Penerbangan 150 jurusan Jakarta – Palembang kecelakaan di tengah cuaca buruk. 25 penumpang tewas termasuk 1 di darat dan 36 penumpang selamat.

4 April 1987 : Garuda Indonesia Penerbangan 035 jurusan Banda Aceh – Medan kecelakaan saat mendarat di Bandar Udara Polonia. 23 penumpang tewas dan 22 penumpang lainnya selamat.

24 Juli 1992 : Mandala Airlines Penerbangan 660 menabrak Bukit Inahau saat akan mendarat di Bandara Pattimura, Ambon. Seluruh 70 penumpang dan awak pesawat tewas.

18 Oktober 1992: Merpati Nusantara Airlines Penerbangan 5601 jurusan Semarang – Bandung jatuh di Gunung Papandayan. Seluruh 31 penumpang dan awak pesawat tewas.

10 Januari 1995 : Merpati Nusantara Airlines Penerbangan 6715 jurusan Bima – Ruteng jatuh di dekat pulau Flores. Seluruh 10 penumpang dan 4 awak pesawat tewas.

26 September 1997 : Garuda Indonesia Penerbangan 152 jurusan Jakarta – Medan jatuh di desa Buah Nabar, dekat Medan, Sumatera Utara. Seluruh 234 penumpang dan awak pesawat tewas.

19 Desember 1997 : SilkAir Penerbangan 185 jurusan Jakarta – Singapura jatuh di Sungai Musi, Palembang. Seluruh 104 penumpang dan awak pesawat tewas.

16 Januari 2002 : Garuda Indonesia Penerbangan 421 jurusan Mataram – Yogyakarta mendarat darurat di Bengawan Solo. 1 pramugari tewas, 59 orang selamat.

30 November 2004 : Lion Air Penerbangan 538 jurusan Jakarta – Surakarta tergelincir saat mendarat di Bandar Udara Adisumarmo. 26 penumpang tewas dan 142 penumpang luka-luka.

5 September 2005 : Pesawat Boeing 737-200 Mandala Airlines Penerbangan RI 091 gagal take off dari Bandara Polonia Medan dalam penerbangan menuju Jakarta, lalu menerobos pagar bandara dan menabrak perumahan penduduk dan masyarakat di Jl. Jamin Ginting Medan. Dari 117 orang penumpang dan awak, hanya 17 yang selamat. Korban dari masyarakat di darat, 41 orang dinyatakan tewas.

1 Januari 2007 : Adam Air Penerbangan 574 jurusan Surabaya – Manado jatuh di Selat Makassar di kedalaman lebih dari 2.000 meter. Seluruh 102 penumpang dan awak pesawat tewas.

7 Maret 2007 : Garuda Indonesia Penerbangan 200 jurusan Jakarta – Yogyakarta tergelincir saat mendarat di Bandar Udara Adisucipto. 22 penumpang tewas dan 118 penumpang selamat.

2 Agustus 2009 : Merpati Nusantara Airlines Penerbangan 9760 jurusan Jayapura – Oksibil menabrak gunung. Seluruh 15 penumpang dan awak pesawat tewas.

9 April 2009 : Pesawat terbang milik maskapai PT Aviastar Mandiri yang melayani rute Jayapura-Wamena, Papua, jatuh di kawasan Pegunungan Tengah, Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Seluruh enam awak, yakni pilot, kopilot, awak kabin, dan teknisi, tewas.

Ke enam korban adalah pilot Sigit Triwahyono dan kopilot M Lukman Yusuf; awak kabin Nimaturrahman, Asmarani, dan Ida Handayani, serta teknisi Rahmad Nispudin.

13 April 2010 : Merpati Nusantara Airlines Penerbangan 836 jurusan Sorong – Manokwari tergelincir saat mendarat di Bandar Udara Rendani. Seluruh 109 penumpang dan awak pesawat selamat. Sebanyak 44 penumpang mengalami luka-luka.

7 Mei 2011 : Merpati Nusantara Airlines Penerbangan 8968 jatuh di perairan dekat Bandar Udara Utarom, Kaimana, Papua Barat. Seluruh 25 penumpang dan awak pesawat tewas.

29 September 2011: Nusantara Buana Air Penerbangan 823 jatuh di Langkat, Sumatera Utara. Seluruh 18 penumpang dan awak pesawat tewas.

9 Mei 2012: Sukhoi Superjet 100 menabrak gunung salak. Seluruh 45 penumpang dan awak pesawat tewas.

13 April 2013 : Lion Air Penerbangan 904 tergelincir saat mendarat di Bandar Udara Ngurah Rai, Bali. Seluruh 108 penumpang dan awak pesawat selamat. Sebanyak 45 orang mengalami luka-luka.

28 Desember 2014 : Airbus A320-200 milik Air Asia dengan rute  Surabaya-Singapura hilang kontak di perairan dekat Belitung Timur . Pesawat mengangkut 162 awak dan penumpang. Diolah dari berbagai sumber.

= Ryana=

kategori : arsip vital