SOMBONG VS TAWADHU

Sifat sombong adalah sesuatu yang sangat tercela. Karena Al Qur’an  mencelanya dan mengajak kita untuk meninggalkannya. Bahkan orang yang mempunyai sifat ini diancam tidak masuk ke dalam surga. Sebaliknya, di dalam Al Qur’an Allah memuji hamba-hamba-Nya yang rendah hati dan tawadhu’ kepada sesama. Allah ta’ala berfirman,

وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا

“Hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih adalah orang-orang yang berjalan di atas muka bumi dengan rendah hati dan apabila orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.” (QS. Al Furqaan: 63)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

“Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.” (HR. Muslim)

Celaan Terhadap Kesombongan dan Pelakunya

Allah ta’ala berfirman,

إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ

“Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang menyombongkan diri.” (QS. An Nahl: 23)

Allah ta’ala juga berfirman,

تِلْكَ الدَّارُ الْآَخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لَا يُرِيدُونَ عُلُوًّا فِي الْأَرْضِ وَلَا فَسَادًا

“Itulah negeri akhirat yang Kami sediakan bagi orang-orang yang tidak berambisi untuk menyombongkan diri di atas muka bumi dan menebarkan kerusakan.” (QS. Al Qashash: 83)

Adz Dzahabi rahimahullah berkata, “Kesombongan yang paling buruk adalah orang yang menyombongkan diri kepada manusia dengan ilmunya, dia merasa hebat dengan kemuliaan yang dia miliki. Orang semacam ini tidaklah bermanfaat ilmunya untuk dirinya. Karena ” barang siapa “ yang menuntut ilmu demi akhirat maka ilmunya itu akan membuatnya rendah hati dan menumbuhkan kehusyu’an hati serta ketenangan jiwa. Dia akan terus mengawasi dirinya dan tidak bosan untuk terus memperhatikannya. Bahkan di setiap saat dia selalu berintrospeksi diri dan meluruskannya. Apabila dia lalai dari hal itu, dia pasti akan terlempar keluar dari jalan yang lurus dan binasa.

Barang siapa yang menuntut ilmu untuk berbangga-banggaan dan meraih kedudukan, memandang remeh kaum muslimin yang lainnya serta membodoh-bodohi dan merendahkan mereka, sungguh ini tergolong kesombongan yang paling besar . Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun hanya sekecil dzarrah (anak semut), la haula wa la quwwata illa billah..!!! ” (Al Kaba’ir ma’a Syarh Ibnu ‘Utsaimin, hal. 75-76 cet. Darul Kutub ‘Ilmiyah. dan dalam Alquran pada surat An – Nahl ayat 23)

Ilmu Menumbuhkan Sifat Tawadhu’
Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Salah satu tanda kebahagiaan dan kesuksesan adalah tatkala seorang hamba semakin bertambah ilmunya maka semakin bertambah pula sikap tawadhu’ dan kasih sayangnya. Dan semakin bertambah amalnya maka semakin meningkat pula rasa takut dan waspadanya. Setiap kali bertambah usianya maka semakin berkuranglah ketamakan nafsunya. Setiap kali bertambah hartanya maka bertambahlah kedermawanan dan kemauannya untuk membantu sesama. Dan setiap kali bertambah tinggi kedudukan dan posisinya maka semakin dekat pula dia dengan manusia dan berusaha untuk menunaikan berbagai kebutuhan mereka serta bersikap rendah hati kepada mereka.”

Beliau melanjutkan, “Dan tanda kebinasaan yaitu tatkala semakin bertambah ilmunya maka bertambahlah kesombongan dan kecongkakannya. Dan setiap kali bertambah amalnya maka bertambahlah keangkuhannya, dia semakin meremehkan manusia dan terlalu bersangka baik kepada dirinya sendiri. Semakin bertambah umurnya maka bertambahlah ketamakannya. Setiap kali bertambah banyak hartanya maka dia semakin pelit dan tidak mau membantu sesama. Dan setiap kali meningkat kedudukan dan derajatnya maka bertambahlah kesombongan dan kecongkakan dirinya. Ini semua adalah ujian dan cobaan dari Allah untuk menguji hamba-hamba-Nya. Sehingga akan berbahagialah sebagian kelompok, dan sebagian kelompok yang lain akan binasa. Begitu pula halnya dengan kemuliaan-kemuliaan yang ada seperti kekuasaan, pemerintahan, dan harta benda. Allah ta’ala menceritakan ucapan Sulaiman tatkala melihat singgasana Ratu Balqis sudah berada di sisinya,

هَذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ

“Ini adalah karunia dari Rabb-ku untuk menguji diriku. Apakah aku bisa bersyukur ataukah justru kufur.” (QS. An Naml: 40).”

Kembali beliau memaparkan, “Maka pada hakikatnya berbagai kenikmatan itu adalah cobaan dan ujian dari Allah yang dengan hal itu akan tampak bukti syukur orang yang pandai berterima kasih dengan bukti kekufuran dari orang yang suka mengingkari nikmat. Sebagaimana halnya berbagai bentuk musibah juga menjadi cobaan yang ditimpakan dari-Nya Yang Maha Suci. Itu artinya Allah menguji dengan berbagai bentuk kenikmatan, sebagaimana Allah juga menguji manusia dengan berbagai musibah yang menimpanya. Allah ta’ala berfirman,

فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ . وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ . كَلَّا …

“Adapun manusia, apabila Rabbnya mengujinya dengan memuliakan kedudukannya dan mencurahkan nikmat (dunia) kepadanya maka dia pun mengatakan, ‘Rabbku telah memuliakan diriku.’ Dan apabila Rabbnya mengujinya dengan menyempitkan rezkinya ia pun berkata, ‘Rabbku telah menghinakan aku.’ Sekali-kali bukanlah demikian…” (QS. Al Fajr : 15-17)

Artinya tidaklah setiap orang yang Aku lapangkan (rezekinya) dan Aku muliakan kedudukan (dunia)-nya serta Kucurahkan nikmat (duniawi) kepadanya adalah pasti orang yang Aku muliakan di sisi-Ku. Dan tidaklah setiap orang yang Aku sempitkan rezkinya dan Aku timpakan musibah kepadanya itu berarti Aku menghinakan dirinya.” (Al Fawa’id, hal. 149)

Ketawadhu’an ‘Umar bin Al Khaththab radhiyallahu’anhu

Disebutkan di dalam Al Mudawwanah Al Kubra, “Ibnul Qasim mengatakan, Aku pernah mendengar Malik membawakan sebuah kisah bahwa pada suatu ketika di masa kekhalifahan Abu Bakar ada seorang lelaki yang bermimpi bahwa ketika itu hari kiamat telah terjadi dan seluruh umat manusia dikumpulkan. Di dalam mimpi itu dia menyaksikan Umar mendapatkan ketinggian dan kemuliaan derajat yang lebih di antara manusia yang lain. Dia mengatakan: Kemudian aku berkata di dalam mimpiku, ‘Karena faktor apakah Umar bin Al Khaththab bisa mengungguli orang-orang yang lain?” Dia berkata: Lantas ada yang berujar kepadaku, ‘Dengan sebab kedudukannya sebagai khalifah dan orang yang mati syahid, dan dia juga tidak pernah merasa takut kepada celaan siapapun selama dirinya tegak berada di atas jalan Allah.’

Pada keesokan harinya, laki-laki itu datang dan ternyata di situ ada Abu Bakar dan Umar sedang duduk bersama. Maka dia pun mengisahkan isi mimpinya itu kepada mereka berdua. Ketika dia selesai bercerita maka Umar pun menghardik orang itu seraya berkata kepadanya, “Pergilah kamu, itu hanyalah mimpi orang tidur!” Lelaki itupun bangkit meninggalkan tempat tersebut. Ketika Abu Bakar telah wafat dan Umar memegang urusan pemerintahan, maka beliau pun mengutus orang untuk memanggil si lelaki itu. Kemudian Umar berkata kepadanya, “Ulangi kisah mimpi yang pernah kamu ceritakan dahulu.” Lelaki itu menjawab, “Bukankah anda telah menolak cerita saya dahulu?!” Umar mengatakan, “Tidakkah kamu merasa malu menyebutkan keutamaan diriku di tengah-tengah majelis Abu Bakar sementara pada saat itu dia sedang duduk di tempat itu?!” Syaikh Abdul Aziz As Sadhan mengatakan, “Umar radhiyallahu ‘anhu tidak merasa ridha keutamaan dirinya disebutkan sementara di saat itu Ash Shiddiq (Abu Bakar) -dan Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu jelas lebih utama dari beliau- hadir mendengarkan kisah itu. walaupun sebenarnya dia tidak perlu merasa berat ataupun bersalah mendengarkan hal itu, akan tetapi inilah salah satu bukti kerendahan hati beliau radhiyallahu ‘anhu.” (lihat Ma’alim fi Thariq Thalabil ‘Ilmi, hal. 103-104)

Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammadin wa ‘ala aalihi wa shahbihi wa sallam.

###

Advertisements

HIPNOTERAPI MENGHILANGKAN KECANDUAN

Hipnoterapi Menghilangkan Kecanduan

sembuhkan kecanduan hypnosis Kecanduan itu seperti benang ruwet yang sulit diuraikan. Seorang yang kecanduan pun sering merasa tidak mungkin bisa lepas dari kecanduannya.

Syarat agar hipnoterapi bisa menghilangkan kecanduan dengan permanen adalah orang yang bersangkutan harus punya keinginan untuk berubah.

Bukan masalah apabila sekarang Anda merasa tidak berdaya menghentikan kecanduan Anda. Cukup bermodal keinginan kuat untuk berubah dan Anda juga harus punya harapan akan berhasil dengan hipnoterapi, maka kami sangat yakin bisa membantu Anda menghilangkan kecanduan yang cukup berat dalam 1-2 kali terapi saja.

Pengalaman sebagai hypnotherapist membuat kami sangat memahami perilaku kecanduan. Kecanduan bukanlah penyakit. Kecanduan hanyalah pola perilaku yang berawal dari kebiasaan yang sudah tertanam kuat di pikiran bawah sadar. Kami percaya, bahwa satu-satunya sebab kecanduan adalah pengondisian. Seorang bayi lahir di dunia tanpa kecanduan apapun. Anda kecanduan sesuatu karena Anda membiasakan diri dengan sesuatu tersebut, baik secara sadar maupun tidak sadar.

apapun jenisnya, perilaku kecanduan punya karakteristik tertentu, diantaranya:

  • Pecandu selalu ingin mengkonsumsi atau melakukannya lagi dan lagi, meskipun tahu hal itu tidak berguna, merugikan diri sendiri, atau berbahaya.
  • Menimbulkan perasaan kurang nyaman, cemas, gelisah, marah, murung, jengkel apabila pecandu tidak bisa mengkonsumsi atau melakukan kecanduannya.
  • Pecandu menjadikan objek kecanduannya sebagai objek pelarian ketika ia mengalami emosi negatif seperti marah, kecewa, sedih, gagal, dsb.
  • Pecandu umumnya pernah mencoba untuk menghentikan kecanduannya, tetapi karena tidak berhasil atau merasa tidak mungkin bisa berhenti, akhirnya pecandu menerima kecanduan itu sebagai bagian dari dirinya.
  • Kecanduan dan kebiasaan buruk akan semakin parah apabila kecanduan atau kebiasaan buruk itu dilakukan semakin lama, semakin banyak diulang-ulang, dan semakin kuat lingkungan mendukungnya.
  • Kecanduan bisa merupakan masalah biologis maupun psikologis. Misalnya kecanduan mengkonsumsi obat bius, kokain, morfin, ganja dan jenis narkoba lain adalah kecanduan yang merupakan kombinasi antara kecanduan secara biologis dan psikologis.
  • Dalam kasus kecanduan narkoba, secara pribadi kami lebih meyakini bahwa yang lebih kuat pengaruhnya adalah dorongan dari pikiran bawah sadar untuk terus mengkonsumsi narkoba, dibanding dengan kebutuhan tubuh terhadap zat kimia dalam narkoba.

Oleh karena itu, upaya penyembuhan kecanduan narkoba dengan obat-obatan sering kali mengalami kegagalan. Banyak penderita yang sudah sembuh namun suatu saat kambuh dan kecanduan lagi. Kambuhnya pecandu narkoba bukan karena tubuhnya secara biologis membutuhkan zat yang terkandung dalam narkoba, melainkan karena pengaruh psikologis, baik dari dalam diri sendiri (sebagai pelampiasan emosi negatif, dorongan pikiran bawah sadar), atau ketidakmampuan menolak ajakan dari teman yang masih menggunakan narkoba. Gagalnya usaha untuk menyembuhkan kecanduan sering kali menimbulkan keputusasaan baik pada diri pecandu maupun keluarganya.

Sedangkan kecanduan belanja, berjudi, game, dan internet merupakan kecanduan psikologis yang murni disebabkan pengondisian, pengaruh lingkungan atau karena terbiasa melakukan sesuatu berulang-ulang. Kecanduan rokok, minuman keras (alcoholic), mengunyah permen karet, kecanduan minuman cola atau bersoda, dan kecanduan makanan atau minuman lainnya sebenarnya juga merupakan kecanduan yang bersifat psikologis.

Zat kimia yang terkandung dalam rokok, minuman keras, permen, cola atau soda mungkin memang punya pengaruh adiktif, tapi pengaruhnya terhadap tubuh sangat-sangat kecil. Seandainya suatu saat pecandu tidak bisa mengkonsumsi makanan atau minuman itu dalam waktu yang lama, maka hanya menimbulkan gejala emosi seperti gelisah, rasa kurang nyaman, atau emosi negatif lain, tapi sama sekali tidak membahayakan fisik. Berbeda dengan pecandu narkoba yang bisa mati atau minimal sangat menderita secara fisik apabila tidak mendapatkan zat adiktif yang dibutuhkan tubuh.

Beberapa kecanduan dan kebiasaan buruk yang sangat bisa dihentikan dengan hipnoterapi dalam waktu cepat antara lain:

  • Kecanduan Narkoba, apapun jenisnya. Bisa sembuh total asalkan pecandu benar-benar ingin menghilangkan kecanduannya.
  • Kecanduan Alkohol – Alcoholic sering disebabkan karena masalah emosi yang tidak terselesaikan, kecemasan, rasa takut, stress, depresi dsb. Agar seseorang bisa sembuh dari kecanduan alkohol dan tidak kambuh lagi, maka perlu diselesaikan akar masalahnya.
  • Kecanduan Obat Sakit Kepala, Obat Tidur, Obat Penenang atau obat-obatan lainnya – Setelah kami menangani klien yang kecanduan obat sakit kepala, kami baru membuktikan sendiri bahwa apa yang tertulis dalam buku-buku hipnoterapi bahwa kecanduan obat-obatan sering disebabkan oleh depresi, kecemasan, stress dan emosi negatif lainnya. Gejala sakit kepala yang sering kambuh merupakan psikosomatis, dan obat sakit kepala hanya menghilangkan sakit sementara.
  • Ketagihan Belanja (shopaholic) – Dulu sebelum membuka praktek hipnoterapi, kami sama sekali tidak menyangka bahwa orang yang mengalami kecanduan belanja di Indonesia sangat banyak, terutama wanita dari kalangan ekonomi menengah ke atas.
  • Kecanduan Gossip – Tahu bahwa menggosip tidak ada gunanya, tapi tidak mampu menghentikannya. Selalu ingin tahu gosip-gosip selebritis, seolah-olah gosip selebritis adalah informasi yang sangat penting.
  • Kecanduan Menonton Televisi, menonton sinetron, menonton berita kriminal, atau acara lainnya sampai-sampai mengabaikan pekerjaan yang lebih penting.
  • Kecanduan Makanan Ringan, Kacang, Kerupuk, Wafer, Keripik Kentang, atau makanan ringan lainnya. Kecanduan ini memang tidak terlalu berbahaya, tapi merupakan salah satu penyebab kegemukan.
  • Kecanduan Coklat – Kecanduan terhadap produk olahan berbahan dasar coklat, misalnya eskrim coklat, wafer coklat, dan kue coklat, juga menyebabkan obesitas.
  • Kecanduan Minuman Ringan – Kopi, teh, soda, cola, sirup merek tertentu. Dalam kondisi sehat dan selama mengkonsumsi dalam jumlah yang wajar, maka tidak ada masalah serius walaupun Anda kecanduan minuman ringan tertentu. Masalah terjadi apabila Anda menderita diabetes (kencing manis) dan diharuskan untuk mengurangi konsumsi gula, termasuk yang terkandung dalam minuman ringan.
  • Kecanduan Gula, permen atau makanan dan minuman yang manis – Sangat berbahaya karena selain menyebabkan kegemukan, juga memicu kencing manis.
  • Kecanduan Teknologi – Selalu ingin membeli atau mengetahui produk-produk teknologi terbaru, semisal Laptop dan Hand Phone. Menghabiskan banyak uang untuk membeli produk berteknologi terbaru yang sebenarnya kurang bermanfaat. Apabila pecandu teknologi adalah orang yang tidak punya uang untuk membeli, maka dia selalu mencari informasi dan mengamati perkembangan teknologi melalui internet atau majalah. Hilangkan kecanduan anda, maka anda bisa menabung lebih banyak..!
  • Kecanduan Komputer, Internet, Game, Chating – Biasanya penderita kecanduan jenis ini merasa “lebih hidup” apabila bermain dengan komputer atau internet, akan tetapi kemampuannya bergaul dalam masyarakat (kehidupan nyata) sangat kurang. Yang lebih parah, ada yang sampai anti-sosial, tidak peduli dengan orang lain, atau malah tidak percaya diri ketika harus bergaul dengan manusia sesungguhnya.
  • Kecanduan Judi – Apakah Anda merasa sangat sulit berhenti berjudi meskipun selalu kalah dalam berjudi? Kalah penasaran, menang ketagihan? Selalu “terpanggil” untuk berjudi ketika memegang uang, meskipun bukan uangnya sendiri. Rela berbohong, berhutang, menjual barang-barang berharga milik keluarga untuk berjudi.
  • Kecanduan Kerja (workaholic) – Bekerja terlalu keras dan tak kenal waktu, terobsesi dengan hasil yang lebih besar, takut menjadi miskin, tidak merasakan puas ketika mendapatkan uang, tidak bisa berhenti memikirkan masalah pekerjaan, mengabaikan keluarga dan kehidupan sosial, selalu mementingkan pekerjaan padahal penghasilannya sudah cukup besar meskipun dirinya bekerja biasa-biasa saja.
  • Kecanduan Baca Novel, cerita seks, tindakan asusila, baca komik, dan bahan bacaan lainnya yang menimbulkan imajinasi. Menarik diri dari kehidupan sosial, tidak punya kehidupan sosial, sedikit teman, dan lebih menikmati “hidup dalam dunia cerita dan imajinasi”.
  • Kecanduan untuk melakukan tindakan kriminal : Mencuri, merampok, dll

Daftar kecanduan yang bisa diselesaikan dengan hipnoterapi tentu saja tidak terbatas. Hampir semua jenis kecanduan bisa dihilangkan dengan hipnoterapi asalkan yang bersangkutan benar-benar ingin berubah.

Catatan Untuk Kecanduan Narkoba

Untuk pecandu narkoba yang masih tergantung secara biologis terhadap zat adiktif tertentu, sebaiknya mengikuti hipnoterapi dibawah pengawasan dokter. Meskipun dengan pemrograman pikiran kami bisa membuat pecandu narkoba menjadi sama sekali tidak ingin dan tidak mau mengkonsumsi narkoba lagi dalam sekali terapi, namun menghentikan konsumsi narkoba secara mendadak mungkin bisa menyebabkan kematian. Mintalah pendapat dokter, apakah lebih baik hipnoterapi untuk membuat Anda sedikit demi sedikit meninggalkan narkoba, atau seketika berhenti.
Sekali lagi, apapun jenis kecanduan yang Anda alami, Anda hanya bisa berubah total dengan hipnoterapi apabila Anda sendiri yang ingin berubah. Apabila keputusan untuk menghilangkan kecanduan atau kebiasaan buruk berasal dari bujukan, paksaan, atau tekanan orang lain, maka kemungkinan berhasil akan lebih kecil atau butuh waktu lebih lama. Kalaupun sudah sembuh, kemungkinan kambuh lagi cukup besar.

= Ryana =

DAMPAK PSIKOLOGIS BAGI PECANDU NARKOBA

Apa dampak psikologis bagi pecandu narkoba?

Dampak secara Psikis dan Sosial akibat narkoba

## Dampak Psikis ##

1. Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah
2. Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga
3. Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal
4. Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan
5. Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri

.
## Dampak Sosial ##

1. Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan
2. Merepotkan dan menjadi beban keluarga
3. Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram
Dampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll.

Bahaya bagi Remaja
Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya.

Pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja.
Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba, para remaja tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan remaja. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilangan remaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa.

Apa yang masih bisa dilakukan?
Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. Ada tiga tingkat intervensi, yaitu :
1. Primer, sebelum penyalahgunaan terjadi, biasanya dalam bentuk pendidikan, penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba, pendekatan melalui keluarga, dll. Instansi pemerintah, seperti halnya BKKBN, lebih banyak berperan pada tahap intervensi ini. kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi KIE yang ditujukan kepada remaja langsung dan keluarga.
2. Sekunder, pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan (treatment). Fase ini meliputi: Fase penerimaan awal (initialintake)antara 1 – 3 hari dengan melakukan pemeriksaan fisik dan mental, dan Fase detoksifikasi dan terapi komplikasi medik, antara 1 – 3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantungan bahan-bahan adiktif secara bertahap.
3. Tertier, yaitu upaya untuk merehabilitasi merekayang sudah memakai dan dalam proses penyembuhan. Tahap ini biasanya terdiri atas Fase stabilisasi, antara 3-12 bulan, untuk mempersiapkan pengguna kembali ke masyarakat, dan Fase sosialiasi dalam masyarakat, agar mantan penyalahguna narkoba mampu mengembangkan kehidupan yang bermakna di masyarakat. Tahap ini biasanya berupa kegiatan konseling, membuat kelompok-kelompok dukungan, mengembangkan kegiatan alternatif, dll.

Kombinasi Home Formula (HF) berperan sebagai Obat Narkoba untuk pengobatan kecanduan narkoba. Obat Narkoba ini tidak hanya bekerja untuk mengobati sistem kelenjar syaraf namun obat narkoba ini juga bekerja untuk mengobati organ tubuh. Obat Narkoba ini merupakan hasil penemuan Prof.Dr.Diana Mossop dari Inggris. Obat Narkoba ini sebaiknya digunakan selama minimal 3 bulan pengobatan untuk pemulihan sistem syaraf dan organ tubuh. Pada bulan pertama dan kedua, Obat Narkoba ini bekerja dengan mengeluarkan racun-racun yang mengendap pada batang otak dan organ ; pada bulan ketiga, Obat Narkoba ini bekerja dengan memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan.

= Ryana =

 

AL-QURAN BERSAMPUL GAMBAR TOKOH CALEG

Email dari saudara Setiyono…..@ gmail.com

Assalamualaikum Mba Ryana,,

Pertanyaan :

1. Ada caleg yang membagi-bagi al-Quran. Tapi di sampul al-Quran itu ada foto calegnya. Dia memang seorang muslim. Yg aku tanyakan, bgmn hukum semacam ini?
2. minta tlg dijelaskan tentang memberi shodaqoh kpda keluarga yg berbeda agama mba… mohon bimbingannya,
3. Salam buat Nyai Srikandi Sedjati

Nuwun.

Setiyono,

Jawaban:

Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh..

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Bpk. Setiyono yang dirahmati Allah..
1. Dalam islam, kita dianjurkan untuk saling memberi hadiah. Karena ini akan menghilangkan kebencian terhadap sesama. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan,

تَهَادَوْا فَإِنَّ الهَدِيَّةَ تُذْهِبُ وَحَرَ الصَّدْرِ، وَلَا تَحْقِرَنَّ جَارَةٌ لِجَارَتِهَا وَلَوْ شِقَّ فِرْسِنِ شَاةٍ

“Hendaknya kalian saling memberi hadiah, karena hadiah dapat menghilangkan kebencian yang ada dalam dada. Janganlah seorang wanita meremehkan arti suatu hadiah yang ia berikan kepada tetangganya, walau hanya berupa kikil (kaki) kambing.” (HR. Turmudzi 2130).

Hadis ini menggambarkan fungsi hadiah yang diajarkan dalam Islam. Bahwa anjuran saling memberi hadiah itu bertujuan mempererat hubungan kasih sayang dan mengikis segala bentuk jurang pemisah antara duapemberi dan penerima hadiah.

Dengan mencermati hadis di atas, dapat disimpulkan bahwa konsep memberi hadiah yang diajarkan dalam islam, benar-benar karena latar belakang sosial, tanpa ada kepentingan komersial sedikitpun. Makna inilah yang secara tegas dinyatakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadisnya tentang fungsi hadiah yang benar-benar hadiah,

تَهَادَوْا تَحَابُّوا

“Hendaknya kalian saling bertukar hadiah agar kalian saling mencintai.” (Bukhari dalam kitab Adab Mufrad, no. 463)

Memahami hal ini, kita akan menemukan banyak kejanggalan dari hadiah yang diberikan para caleg. Karena latar belakang mereka memberikan hadiah, bukan dalam mewujudkan kasih sayang, namun karena ada kepentingan. Terbukti, mereka hanya memberikan hadiah, di saat butuh dukungan. Dan apa yang mereka berikan, pasti disertai dengan atribut partai atau pribadinya. Bisa anda bayangkan jika ternyata caleg ini kalah dalam pemilu. Dia akan bersedih, tidak lagi menampakkan wajah optimis, bahkan bisa jadi dia akan balik membenci masyarakatnya.

Oleh karena itu, hadiah yang diberikan para caleg, apapun bentuknya, sejatinya bukan hadiah, tapi lebih dekat dengan ‘suap’. Dia memberikan sejumlah harta kepada masyarakat, dalam rangka menyuap mereka agar bersedia memilihnya ketika pemilu.

Mereka memberi, karena niat untuk mendapatkan imbalan yang lebih besar, yaitu dukungan masyarakat agar memilihnya. Semangat memberi yang salah ini, telah Allah ingatkan dalam al-Quran,

وَلَا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرُ

“Janganlah engkau berbuat baik, untuk mendapatkan imbalan yang lebih besar.” (QS. Al-Mudatsir: 6)

Hadiah al-Quran
Hadiah al-Quran  merupakan ajakan kepada penerima untuk rajin membacanya. Dan membaca al-Quran termasuk ibadah yang memiliki nilai pahala luar biasa. Karena setiap huruf, diberi ganjaran 10 pahala. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا

Siapa yang membaca satu huruf dari al-Quran, maka dia mendapatkan pahala huruf yang dia baca. Dan satu pahala dilipatkan 10 kali. (HR. Turmudzi 2910, dan dishahihkan al-Albani).

Andai caleg yang memberikan hadiah al-Quran ini ikhlas ketika memberikannya, bukan untuk tendensi pemilu, bukan pula untuk menarik simpati masyarakat agar mendukungnnya, tidak menyertakan atribut pribadi maupun partainya, dan diniatkan murni agar mereka rajin membacanya, tentu mereka akan mendapatkan pahala yang luar biasa.

.
2. Selanjutnya Jawaban pertanyaan no.2

Pertama, kata sedekah dalam bahasa syariat mencakup sedekah wajib dan sedekah sunah.

Sedekah wajib istilah lainnya adalah zakat. Sedangkan sedekah sunah, itulah yang kita kenal dengan kata ’sedekah’.

Ketika Allah ta’ala menjelaskan golongan yang berhak menerima zakat dalam al-Quran, Allah menyebut zakat dengan kata ’sedekah’.

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا… الأية

“Sedekah hanya diberikan untuk orang fakir, muskin, amil….. ” (QS. At-Taubah: 60)

Kedua, ulama berbeda pendapat mengenai hukum memberikan zakat mal kepada orang kafir. Mayoritas ulama melarang hal itu, bahkan Ibnul Mundzir mencatat bahwa para ulama sepakat zakat mal tidak boleh diberikan kepada orang kafir. Beliau mengatakan,

وأجمعوا على أنه لا يجزئ أن يعطى من زكاة المال أحد من أهل الذمة .وأجمعوا على أن الذمي لا يعطى من زكاة الأموال شيئاً

Mereka sepakat bahwa tidak sah memberikan zakat mal kepada orang kafir dzimmi. Mereka juga sepakat bahwa kafir dzimmi tidak mendapatkan zakat mal sedikitpun. (al-Ijma’ hlm. 47).

Ketiga, secara umum, sedekah yang kita keluarkan, sangat dianjurkan agar diberikan kepada muslim yang baik dan kurang mampu. Sehingga harta yang kita berikan kepadanya, akan membantunya untuk melakukan kebaikan dan ketaatan.

Hanya saja, mayoritas ulama – dan ini pendapat yang kuat – berpendapat, sedekah sunah boleh diberikan kepada orang kafir.

An-Nawawi mengatakan,

يستحب أن يخص بصدقته الصلحاء وأهل الخير وأهل المروءات والحاجات فلو تصدق على فاسق أو على كافر من يهودي أو نصراني أو مجوسي جاز

Dianjurkan agar sedekah itu diberikan kepada orang sholeh, orang yang rajin melakukan kebaikan, menjaga kehormatan dan dia membutuhkan. Namun jika ada orang yang bersedekah kepada orang fasik, atau orang kafir, di kalangan yahudi, nasrani, atau majusi, hukumnya boleh. (al-Majmu’, 6/240).

Imam Ibnu Utsaimin pernah mendapat pertanyaan,

”Bolehkah memberikan sedekah kepada orang kafir?”

Jawaban beliau,

اقرأ قول الله تعالى في سورة الممتحنة: { لا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ } وهذا

إحسان { وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ } [الممتحنة:8] وهذا عدل

فتجوز الصدقة على الكافر بشرط: ألا يكون ممن يقاتلوننا في ديننا، ولم يخرجونا من ديارنا، لكن إذا كان قومه يقاتلوننا في الدين

أو يخرجوننا من ديارنا فلا نتصدق عليه

Coba baca firman Allah di surat al-Mumtahanah,

لا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ

“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan Berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu..”

Karena itu, boleh membayar sedekah kepada orang kafir, dengan syarat, bukan termasuk orang kafir yang memerangi agama kita, atau menjajah dan mengusir kita dari negeri kita. Namun jika mereka memerangi kita karena agama, atau mengusir kita dari negeri muslim, kita tidak boleh bersedekah kepadanya.

(Liqa’at Bab Maftuh, volume 100, no. 21)

Lebih dari itu, jika sedekah yang kita berikan kepada saudara non muslim ini akan menjadi sebab dia masuk islam, insyaa Allah akan menghasilkan pahala yang besar.

Catatan:

Kita boleh memberikan sedekah secara umum kepada orang kafir yang membutuhkan, terutama yang masih kerabat. Namun seorang muslim tidak boleh memberikan hadiah dalam bentuk apapun dalam rangka memeriahkan hari raya atau ritual apapun yang mereka lakukan. Karena semacam ini termasuk ikut bergembira menyambut hari raya mereka. Anda bisa pelajari selengkapnya di: Menjual Kartu Natal.

Saran Saya : Bersedekahlah kepada Anak Yatim Piatu, Fakir Miskin, hamba sahaya, gharimin, janda miskin, Orang-orang yang kurang mampu, dll yang seagama dengan kita selain bersedekah dengan orang kafir/Non Muslim.

Allahu a’lam

3.  Baik, untuk Nyai Srikandi nanti akan saya sampaikan salamnya pak..:)

Demikian, Mohon maaf jika ada lisan saya yang kurang berkenan di hati anda semua,

= Ryana=

 

 

EMPAT TANDA-TANDA ANDA MEMPUNYAI KEMAMPUAN BATIN

Dunia Paranormal

4 Tanda-tanda Anda Punya Kemampuan BatinBanyak orang ingin mempunyai kemampuan batin, seperti mengetahui sesuatu yang akan terjadi, melihat hal-hal yang tersembunyi, melihat makhluk ghaib atau melihat gambaran masa depan. Mereka ingin mempelajari bagaimanakah cara agar kemampuan tersebut bisa dikuasai.Anak-anak mempunyai kemampuan batin yang lebih baik dari orang dewasa secara umum. Hal itu disebabkan anak-anak belum terpengaruh oleh pandangan negatif yang berkembang di masyarakat mengenai orang yang mempunyai kemampuan batin atau paranormal. Tingkat kepercayaan anak-anak terhadap perasaan dan intuisi sangat besar, sehingga mereka seringkali mengenal orang yang berniat jahat atau merasakan akan terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan.Sebagian orang diberikan kelebihan kemampuan batin tersebut terjaga hingga usia dewasa. Apabila anda mengalami tanda-tanda yang disebutkan di bawah ini, berarti anda positif mempunyai kemampuan batin, dan sebaiknya terus mengembangkannya sehingga berguna bagi hidup Anda.Tanda ke-1

Salah satu tanda bahwa anda mempunyai kemampuan batin adalah mimpi-mimpi.  Jika mimpi anda sangat hidup atau seperti terjadi sungguh-sungguh, kemungkinan anda mempunyai kemampuan batin.  Begitu juga mimpi yang serupa atau berulang beberapa kali, atau juga mimpi yang bersambung.  Mimpi-mimpi bekerja pada tingkat yang berbeda-beda.  Mimpi-mimpi merupakan cerminan dari keadaan dan perasaan anda mengenai situasi tertentu.  Mimpi-mimpi yang mengandung kekuatan batin biasanya mudah diikuti dan lebih mudah diingat.

Tanda ke-2

Semakin sering anda dapat merasakan perasaan orang lain dan meramalkan kejadian yang akan terjadi padanya, berarti anda memiliki kemampuan batin.  Orang yang mempunyai kemampuan batin biasanya senada dengan keadaan di dalam hidup orang lain atau penuh empati.  Kadang-kadang anda mengetahui orang yang akan menelepon anda sebelum telepon berdering atau melihat orang yang berada di balik pintu.  Banyak sekali paranormal mempunyai kemampuan untuk mengatakan kepada seseorang ketika akan terjadi keadaan bahaya. Sering kali paranormal dapat meramalkan berbagai hal secara spesifik yang akan terjadi pada keluarga atau temannya.

Tanda ke-3

Ukurannya adalah aktivitas rohani anda.  Seorang paranormal biasanya sangat spiritual. Jika anda mempunyai suatu perasaan terkoneksi secara universal kepada dunia dan mempunyai keyakinan yang kuat kepada Tuhan atau Kekuatan Tertinggi, maka sangat besar kemungkinan anda mempunyai kekuatan batin.  Paranormal pada umumnya percaya adanya hidup setelah kematian dan percaya bahwa jiwa mampu untuk berada di dimensi-dimensi lain.  Kadang-kadang juga paranormal berkomunikasi dengan orang yang sudah meninggal.

Tanda ke-4

Berusaha meningkatkan kekuatan batin.  Orang-orang yang mempunyai kekuatan batin cenderung untuk meningkatkan kemampuannya melalui meditasi.  Jika anda menyukai meditasi, untuk meningkatkan kemampuan batin, dan merasakan suatu hubungan dengan dunia luar di saat anda sendirian, anda sangat mungkin mempunyai kekuatan batin.

Apabila anda sudah merasakan adanya tanda-tanda tersebut, lakukanlah pengembangan dengan latihan yang benar dan teratur disertai keyakinan yang kuat bahwa anda akan bisa, sambil terus dipraktekkan agar menjadi semakin kuat.

=Srikandi Sedjati =

 

 

PARA NABI YANG MENDIAMI 7 TINGKATAN LANGIT

Allah Swt berfirman di dalam Alquran Surah Al-Israa’ ayat 1:
“Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hambaNya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda–tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”

Dari ayat tersebut tampak jelas bahwa perjalanan luar biasa itu bukan kehendak dari Rasulullah Saw sendiri, tapi merupakan kehendak Allah Swt. Untuk keperluan itu Allah mengutus malaikat Jibril as (makhluk berdimensi 9) beserta malaikat lainnya sebagai pemandu perjalanan suci tersebut. Dipilihnya malaikat sebagai pengiring perjalanan Rasulullah Saw dimaksudkan untuk mempermudah perjalanan melintasi ruang waktu.

Dalam perjalanan bertemu Sang Pencipta, Rasullulah ditemani Malaikat Jibril dengan mengendarai Buraaq. Yaitu hewan putih panjang, berbadan besar melebihi keledai dan bersayap. Sekali melangkah, Buraaq bisa menempuh perjalanan sejuah mata memandang dalam sekejap.

Rasullulah SAW melewati 7 langit dan bertemu dengan para penghuni di setiap tingkatan. Kabar ini dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan imam Muslim dari Anas bin Malik.

1. Ketika mencapai langit tingkat pertama, Rasullulah SAW bertemu dengan manusia sekaligus wali Allah SWT pertama di muka bumi, Nabi Adam AS. Saat bertemu nabi Adam, Rasullulah sempat bertegur sapa sebelum akhirnya meninggalkan dan melanjutkan perjalanannya.
Nabi Adam membekali Rasullulah dengan doa, supaya Rasullulah SAW selalu diberi kebaikan pada setiap urusan yang dihadapinya. Sambil mengucapkan salam, Rasullulah meninggalkan langit pertama untuk menuju langit kedua.

2. Sesampainya di langit kedua, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Isa dan Nabi Yahya. Seperti halnya di langit pertama, Rasullulah disapa dengan ramah oleh kedua nabi pendahulunya. Sewaktu akan meninggalkan langit kedua, Nabi Isa dan Yahya juga mendoakan kebaikan kepada Rasullulah. Kemudian Rasullulah bersama Malaikat Jibril terbang lagi menuju langit ketiga.

3. Tidak disangka, di langit ketiga, Rasullulah bertemu dengan Nabi Yusuf, manusia tertampan yang pernah diciptakan Allah SWT di Bumi. Dalam pertemuannya, Nabi Yusuf memberikan sebagian dari ketampanan wajahnya kepada Nabi Muhammad. Dan juga di akhir pertemuannya, Nabi Yusuf memberikan doa kebaikan kepada nabi terakhir itu.

4. Setelah berpisah dengan Nabi Yusuf di langit ketiga, Nabi Muhammad melanjutkan perjalanan dan sampailah dia ke langit keempat. Pada tingkatan ini, Rasullulah bertemu Nabi Idris. Yaitu manusia pertama yang mengenal tulisan, dan nabi yang berdakwah kepada Bani Qabil dan Memphis di Mesir untuk beriman kepada Allah SWT.

Seperti pertemuan dengan nabi – nabi sebelumnya, Nabi Idris memberikan doa kepada Nabi Muhammad supaya diberi kebaikan pada setiap urusan yang dilakukannya.

5. Sesampainya di langit kelima, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Harun. Yaitu nabi yang mendampingi saudaranya, Nabi Musa berdakwah mengajak Raja Firaun yang menyebut dirinya tuhan dan kaum Bani Israil untuk beriman kepada Allah SWT.
Harun terkenal sebagai nabi yang memiliki kepandaian berbicara dan meyakinkan orang.

Di langit kelima, Nabi Harun mendoakan Nabi Muhammad senantiasa selalu mendapat kebaikan pada setiap perbuatannya. Setelah bertemu, kemudian Nabi Muhammad melanjutkan perjalanannya ke langit keenam.

6. Pada langit keenam, Nabi Muhammad dan Malaikat Jibril bertemu dengan Nabi Musa. Yaitu nabi yang memiliki jasa besar dalam membebaskan Bani Israil dari perbudakan dan menuntunnya menuju kebenaran Illahi. Nabi Musa juga terkenal dengan sifatnya yang penyabar dan penyayang selama menghadapi kolot dan bebalnya perilaku Bani Israil.

Selama bertemu dengan Muhammad, Nabi Musa menyambut layaknya kedua sahabat lama yang tidak pernah bertemu. Penuh kehangatan dan keakraban. Sebelum Nabi Muhammad pamit meninggalkan langit keenam, Nabi Musa melepasnya dengan doa kebaikan.

7. Tibalah Nabi Muhammad ke langit ketujuh. Di langit ini, Nabi Muhammad bertemu dengan sahabat Allah SWT, bapaknya para nabi, Ibrahim AS.

Sewaktu bertemu, Nabi Ibrahim sedang menyandarkan punggungnya ke Baitul Ma’muur, yaitu suatu tempat yang disediakan Allah SWT kepada para Malaikat – Nya. Setiap harinya, tidak kurang dari 70 ribu Malaikat masuk ke dalam.
Kemudian Nabi Ibrahim mengajak Muhammad untuk pergi ke Sidratul Muntaha sebelum bertemu dengan Allah SWT untuk menerima perintah wajib Sholat. Sidratul Muntaha merupakan sebuah pohon yang menandai akhir dari batas langit ke tujuh. Masih dalam hadits yang sama, Rasulullah SAW menceritakan bentuk fisik dari Sidratul Muntaha, yaitu berdaun lebar seperti telinga gajah dan buahnya yang menyerupai tempayan besar.
Namun ciri fisik Sidratul Muntaha berubah ketika Allah SWT datang. Bahkan Nabi Muhammad sendiri tidak bisa berkata – kata menggambarkan keindahan pohon Sidratul Muntaha. Pada kepecayaan agama lain, Sidratul Muntaha juga diartikan sebagai pohon kehidupan.
Di Sidratul Muntaha inilah Nabi Muhammad berdialog dengan Allah SWT, untuk menerima perintah wajib Sholat lima waktu dalam sehari.

*****

PENGUCAPAN KATA-KATA YANG BENAR YANG SERING SALAH DIARTIKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…

Pengunjung setia Kampoeng Celoteh Kita,  Banyak kata, keluar dari lisan kita. Tapi entah berapa yang mengeluarkan sepatah dua patah yang menambah bekal pahala di akhirat nanti. Ya saudara/saudariku, hanya sepatah dua patah kata…yang terasa ringan untuk diucapkan, mudah untuk dihafalkan, dan dapat menambah keimanan kita. Bukankah iman bertambah dan berkurang? Semoga kita tidak lupa untuk mengamalkan ucapan-ucapan ini dan bersemangat untuk menghafalkan dan mengamalkan do’a dan dzikir lainnya (yang membutuhkan waktu untuk menghafalkan dan mengamalkannya) yang shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Terkadang, orang Salah besar menggunakan kata :

Astaghfirullah
– SubhanAllah
– MasyaAllah
– Innalillahi
– Nauzubillah

nah, apalagi Zaman sekarang. Udah bahasanya Ngawur atau gaul. udah gak tau cara Menggunakan ayat -ayat itu,dan pengertiannya, misalkan Waktunya dan.. perbedan situasi Pengucapannya ini mungkin karena dia mendengar dan melihat orang lain yg turut Menggunakan ayat2 ini. TETAPI, orang Tersebut juga Sebenarnya menggunakannya pada tempat yg tidak betul.. dan ditambah Situasi yang tepat! Well, Apa kata kita sendiri mengenali Apa maksud ayat ini yg Sebenarnya? Mending kita Pahamin di Blog KCK  ini! So! Cekidot ya !!

▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
» MasyaAllahAllah Maha Agung
» Insya Allah jika diizinkan Allah.
» Alhamdulillahsegala pujian bagi Allah.
» Astaghfirullahhal’azimAku memohon Keampunan Allah
» SubhanAllah Maha Suci Allah
» NauzubillahKami memohon perlindungan Allah
» Radiallahuanhu moga-moga Allah memberi keredaan kepadanya (disebut sesudah menyebutkan nama khalifah Abu Bakar,     Umar, Othman, dan Ali).
» Subhaanallah walhamdulillaah walaa ilaaha illallaah wallaahu akbar – Adalah lebih ku cintai dari apa yang disinari oleh matahari terbit.”

» Alhamdulillah
Lafadz ini adalah ungkapan rasa syukur seorang hamba kepada Rabbnya dengan memberikan pujian kepada-Nya. Lafadz ini juga disunnahkan dibaca setelah sholat sebanyak 33 kali dan juga sebelum tidur 33 kali.

Setelah bersin, kita juga disunnahkan mengucapkan alhamdulillah atau alhamdulillah ‘ala kulli haal (HR. Bukhari). Nah, bagi yang mendengar lafadz alhamdulillah dari orang yang bersin, maka berikanlah do’a kepadanya, yaitu

يَر حَمُكَ اللّه

» Yarhamukallah
“Semoga Allah merahmatimu.”

Kalau sudah mendapat do’a ini, maka orang yang bersin tadi membaca

يَهْدِ يكُمُ اللّهُ و يُصلح بَالَ كُمْ

» Yahdikumullah wa yuslih baalakum’
“Semoga Allah memberi petunjuk dan memperbaiki keadaanmu.”
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
dan sebab itu, penggunaan “MasyaAllah” pada Situasi yang Tidak Elok adalah SALAH. Kita seharusnya Melafazkan “Astagfirrullahal’Azim” ataupun “Innalillah” (Kepada Allah kita kembali) atau “Nauzubillah”. Jika kita melalui/melihat sesuatu perkara yang Menggembirakan kita ataupun perkara-perkara yang Hebat lagi Ajaib, Maka sebutlah “SubhanAllah”. Okey! Cukup sekian Postingan Saya hari ini smile…: )

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

= Ryana =