DELAPAN BELAS TINGKATAN MANUSIA DI AKHIRAT MENURUT IJTIHAD IBNU QOYYIM AL JAUZIAH

Assalaamu Alaikum  Warakhmatullaahi Wabarakaatuh.
Menurut Ibnu Qoyyim Al Jauziah ,  manusia di akherat kelak akan terbagi menjadi 18 tingkatan. Tingkatan-tingkatan tsb adalah sebagai berikut :  

1. KELOMPOK PARA NABI DAN RASUL ULUL AZMI .  

   Yang dengan perantaraan mereka kebaikan dunia dan akherat terwujud. Mereka adalah : Nabi Nuh, Ibrahim, Musa,     Isa dan Muhammad. 
2.  PARA NABI DAN RASUL  25 YANG TERCANTUM DALAM AL QUR’AN SELAIN ULUL AZMI.  
3.  NABI YG TIDAK TERCANTUM DI AL QURAN.
4.  PEWARIS PARA RASUL. 
     Merekalah yang menegakkan kembali ajaran para Rasul, dan mengajak manusia pada  Allah sesuai agama dan syari’atnya
5.  PEMIMPIN ISLAM YANG ADIL 
     Karena mereka ,hak2  manusia menjadi terpenuhi . Masyarakat  aman yang lemah terlindungi, yang zalim terhina. Mereka       menyuruh pada yang makruf dan mencegah dari yang munkar .  
Rasulullah  saw  bersabda  :  
Sesungguhnya orang2  yang adil berada di atas mimbar2  dari cahaya  pada hari kiamat ,        di sebelah kanan Arrakhman.  Dan kedua tangannya adalah kanan .   Yaitu mereka yang adil dalam pemerintahannya, keluarganya dan jabatan yang diamanahkan pada mereka “(HR Muslim)  .Mereka adalah salah satu dari 7 golongan manusia yang mendapat naungan  Allah di hari penghisaban .  Karena ketika di dunia mereka menaungi manusia …. maka di hari penghisaban Allah akan menaungi mereka dengan keadilan dan rakhmatnya . 
.
6. MUJAHIDIN YANG BERJIHAD DIJALAN ALLAH.
Mereka adalah para tentara Allah yang menegakkan agamanya . …menghancurkan musuh-musuhnya  dan menjaga kehormatan Islam . Mereka akan mendapat limpahan pahala dari setiap orang yang dilindunginya. Dengan jihadnya maka orang2 dapat beribadah dengan tenang. Mereka mendapat keutamaan yang tinggi  disebabkan  beratnya beban yang harus  mereka pikul . Sungguh di saat mereka berjihad ….seringkali harus meninggalkan kesenangan hidup dunia , harta , anak dan isteri . Dan medan jihad adalah merupakan tempat yang penuh dengan kesulitan dan sangat tidak mengenakkan .  Sering kepanasan dan  kehujanan  serta meletihkan .  
Al Qur’an dan Assunnah sering disebutkan tentang keutamaan dan keistimewaan mereka …,  terlebih mereka yang telah mencurahkan harta dan jiwa dan terbunuh saat melawan musuhnya. Allah menjanjikan bahwa mereka akan mendapatkan keutamaan 100 derajat  di surga. 
.
7. AHLUL  ITSAR .  
Mereka adalah orang2 yang selalu mendahulukan kepentingan orang lain . Bersedekah dan berlaku baik pada manusia sesuai dengan kebutuhan dan kemaslahatan orang2 yang dibantunya .  Mereka adalah orang2  yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya .     
      
Dalam berinfak mereka melakukannya di waktu siang dan malam …pagi atau petang .., di saat susah ataupun lapang …,  secara sembunyi2 ataupun terang-terangan. Mereka tidak pernah mengungkit (menyebut-nyebut) pemberian mereka , ataupun berbuat sesuatu yang dapat menghapuskannya . Mereka adalah orang2  yang bersikap sabar di saat kaya …dengan cara tidak membelanjakannya pada perkara2 yang mubah atau mubazir dan bersikap itsar di saat membutuhkannya.., yaitu senantiasa mendahulukan orang lain daripada dirinya sendiri . 
Allah berfirman :            
“Orang2 yang  menafkahkan  hartanya di malam dan di siang hari secara  tersembunyi  dan  terang2an . …, maka mereka mendapat pahala  di  sisi Tuhannya . Tidak  ada  kekhawatiran  pada  mereka dan tidak pula mereka  bersedih hati ”  (QS  AL BAQARAH : 274) . 
Kelompok ini termasuk orang2 yang senantiasa bersegera mengerjakan kebajikan …,   bersemangat mengerjakan amalan sunnah …. , meninggalkan yang makruh dan sebagian perbuatan yang halal demi menghindari perbuatan yang laghwun (tidak berguna).
.
8.  ORANG-ORANG YANG ALLAH BUKAKAN PINTU KEBAIKAN YANG BANYAK .
Kelompok yang menduduki peringkat ini adalah :  orang2 yang terbatas hanya mengerjakan amalan2  tertentu ,  misal sholat , puasa , zakat , haji , umroh , tilawah , zikir dan i’tikaf  di masjid …. yang dengan serius ia berusaha meningkatkan kebajikan serta memenuhi catatan amalnya ….. dan jika ia berbuat kesalahan …maka segera bertobat pada Allah .
orang tsb berada pada jalan kebaikan yang banyak ..sampai meninggal. Dan ketika meninggal …, tertutuplah buku catatan amalnya …, tidak seperti orang2 yang berjihad  bersedekah , ataupun yang punya anak sholeh yang senantiasa mendoakannya setiap saat…., yang mana pahalanya akan terus mengalir …, sehingga catatan amalnya akan terus bertambah , meskipun orangnya sudah meninggal .
.
9.  ORANG2  YANG SELAMAT   (AHLUN  NAJAT)
Yaitu orang2 yang hanya mengerjakan yang wajib2 saja ….  dan meninggalkan dosa2 besar yang dilarang Allah …. tak kurang dan tak lebih .  Mereka menjadi selamat karena Allah menghapus dosa2 kecil yang ada padanya .  Firman Allah :  ” Jika kamu menjauhi dosa2 besar diantara dosa2 yang dilarang kamu mengerjakannya …. ,  niscaya kami hapus kesalahan-kesalahanmu yang kecil , dan kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)  (QS  AN NISAA’ : 31) 
.
10. ORANG2  YANG DIKARUNIAI TOBAT SEBELUM MATINYA . 
Yang masuk dalam kelompok peringkat sepuluh adalah : orang2 yang melakukan dosa2 besar …. namun Allah mengaruniakan tobat sebelum matinya …. , sehingga ia meninggal dalam keadaan bertaubat dan Allah pun menghapus dosa2nya  di masa lalu  dan menggantikannya dengan kebaikan taubat yang memperberat timbangan amal kebajikannya . 
.
11. ORANG2 YANG SEKALI WAKTU BERBUAT KEBAJIKAN DAN DI WAKTU LAIN BERBUAT DOSA .
Yang masuk ke dalam kelompok ini adalah : Orang2 yang sekali waktu berbuat kebajikan dan di waktu   lain  berbuat  dosa  besar ….  kemudian  meninggal  dalam  keadaan belum bertobat pada Allah …… namun  kebaikan  mereka lebih  berat  timbangannya  daripada dosanya . Mereka termasuk orang2 yang selamat dan beruntung . Firman Allah : 
“Timbangan pada hari itu ialah keadilan .  Barang siapa berat timbangan kebaikannya…, maka mereka itulah orang2 yang beruntung , dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, itulah orang2 yang merugikan dirinya sendiri , disebabkan mereka selalu  mengingkari ayat2 kami ” . (QS  AL A’RAF : 8 – 9) 
.
12. ORANG2  YANG AMAL KEBAIKANNYA BERIMBANG DENGAN KEJAHATANNYA
Hudzaifah   dan  ibnu   Abbas   berkata  :   mereka yang berimbang amal kebaikan dan  kejahatannya ,  kebaikannya menyelamatkannya dari neraka …., dan kejahatannya menghalanginya untuk masuk surga .  maka mereka menempati Al A’raf …. menunggu putusan Allah . Dan akhirnya dengan Rakhmat Allah… mereka diijinkan masuk surga .  
      
Allah berfirman“Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas . Dan di atas batas itu (Al A’raf) ada orang2 yang mengenal masing2 dari kedua golongan itu….., dengan tanda2 mereka .  Dan mereka menyeru penduduk surga “Salamun Alaikum”  .
mereka belum lagi memasukinya …..sedang mereka ingin segera memasukinya .Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penduduk neraka …..mereka berkata  :
“Ya Tuhan kami ….. janganlah engkau tempatkan kami bersama orang2 yang zalim itu” (QS  AL A’RAF : 46 – 47)            
.
13. ORANG2 YANG PENUH DENGAN KEMAKSIATAN DAN RINGAN TIMBANGAN KEBAJIKANNYA .
Mereka adalah umat Islam yang banyak berbuat maksiat sehingga dosa mereka melebihi kebajikannya .  Menurut ahlis sunnah …. mereka akan dihukum sesuai kadar dosanya …., setelah impas …. , mereka kemudian diagkat ke surga dengan rakhmat Allah .  
Rasulullah bersabda :  “Mereka masuk neraka dan dihukum sesuai kadar perbuatan     mereka.  Di antara mereka ada yg dibakar di neraka hingga mata kakinya …. , ada yang  dibakar hingga ke betisnya…, adapula yang dibakar hingga lututnya , kemudian keluar  darinya dan tumbuh lagi di sungai2 surga .  Penghuni surga menyiramkan air kepada mereka kemudian tumbuhlah jasadnya ….kemudian mereka masuk surga .(HR. MUSLIM)
     
Kelompok inilah yang akan masuk surga dengan syafaat nabi Muhammad . lantaran keimanan mereka..meskipun sebesar biji sawi . 
.
14. KELOMPOK MANUSIA YG TIDAK MEMPUNYAI KEIMANAN DAN TIDAK PULA KETA’ATAN, KEMAKSIATAN  DAN TIDAK PULA AMAL SHOLEH.
Mereka adalah orang gila , orang yang tidak sampai dakwah kepadanya , orang tuli yang tidak bisa mendengar selama hidupnya ,  termasuk anak-anak orang musyrik dan kafir  yang  meninggal dunia  sewaktu kecil .Terhadap  kelompok  ini , para ulama berbeda pendapat tentang nasib mereka di akherat. terutama tentang kedudukan bayi orang kafir yang mati sewaktu kecil Tentang bayi orang Islam … , mereka sepakat bahwa ia akan masuk surga , sebagaimana firman Allah : 
“Dan orang2 yang beriman , dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan ,  kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka , dan kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka . Tiap- tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya” (QS  ATH THUR : 21)  .  
       
Sedang kedudukan bayi orang kafir , mereka berbeda pendapat hingga ada delapan pendapat . Namun menurut pendapat yang paling shahih yang mewakili dan dapat mengakomodir seluruh dalil-dalil yang ada adalah :   pendapat terakhir yang menyatakan bahwa mereka nanti akan diuji lagi pada hari kiamat . Jika orang2 tsb sukses dalam ujian maka mereka akan masuk surga dan jika gagal mereka akan masuk neraka. 
       
Di antara hadits yang digunakan hujjah oleh Ibnu Qayyim dalam masalah ini adalah       sabda Nabi yang berbunyi  :  
“Ada empat orang yang mengajukan protes kepada Allah pada hari kiamat …,  orang tuli yang tidak dapat mendengar sesuatu apapun , Orang lanjut usia , orang bodoh dan orang yang meninggal di masa fatrah (masa vakum antara  dua Rasul) .  Orang tuli berkata “Wahai Rabbku , sungguh Islam telah datang, namun aku tidak dapat mendengar sedikitpun tentangnya ” .  Orang bodoh berkata :  ” Wahai   Rabbku, sungguh Islam telah datang , namun anak2 kecil melempariku dengan kotoran binatang” .  Orang lanjut usia berkata : “Wahai Rabbku , sungguh Islam telah datang,  namun aku tidak dapat memikirkannya”.  Sedang orang yang meninggal di masa fatrah   berkata : “Wahai Rabbku tidak ada utusan yang datang kepada kami ” , lalu Allah  mengambil  sumpah mereka untuk taat kepadaNYA.  Setelah itu Allah mengutus malaikat kepada mereka dan menyuruh mereka masuk neraka.   Demi dzat yang jiwaku berada di tanganNYA, jika mereka masuk ke dalam neraka tersebut ,  maka neraka tsb menjadi  sejuk , dan menyelamatkan (HR.  Ahmad dan Ibnu Hibban dengan sanad shahih).
       
Dalam hadits lain disebutkan “Maka barang siapa yang masuk ke neraka tersebut, niscaya neraka tsb menjadi sejuk dan menyelamatkan.  Dan barang siapa yang tidak    masuk kepadanya , ia akan dikembalikan (dipaksa masuk) ke dalamnya” .    
Hukum di atas berlaku juga bagi bayi orang kafir yang meninggal , dengan demikian jelas sudah kedudukan mereka nanti di akherat .  Adapun orang gila yang sudah pernah berakal , maka hukum mereka adalah hukum sebelum mereka gila.  Jika termasuk seorang muslim , maka kedudukan sebagaimana tingkatan – tingkatan di atas.
.
15. ORANG2  MUNAFIK ZINDIK            

yaitu orang2 yang menampakkan keislamannya  mengikuti  para  Rasul   secara  lahir . Dirahasiakan kekafiran  dan permusuhannya kpd Allah dan Rasulnya .

Mereka adalah orang2 munafik yang kelak berada dilapisan kerak   neraka   yang  paling dalam . 
Allah berfirman :
“Sesungguhnya orang2 munafik itu ditempatkan pada tingkatan yang paling bawah  dari  neraka.  Dan  kamu  sekali-   kali tidak akan mendapat seorang   penolong pun bagi mereka (QS AN NISAA’ : 145)  
Ciri khas mereka di dunia adalah permusuhannya yg sengit kepada orang2 yg menginginkan tegaknya syari’at Allah di muka bumi , lebih suka berwali kepada orang2 kafir,sempit hatinya jika kaum muslimin mendapat kemenangan dan gembira jika kaum muslimin tertimpa musibah . Mereka selalu membuat opini buruk tentang Islam , mengolok – olok syari”at , menyakiti kaum muslimin , membantu orang kafir dalam memerangi orang Islam .  
Mereka paling berat untuk berjihad ,  jika mereka berjihad hanya menjadi beban kaum muslimin ,  karena ulah mereka yg selalu menggembosi semangat .  Mereka mengatakan bahwa perang adalah jihad yg paling rendah nilainya di sisi Allah .  Mereka selalu memerintahkan yg munkar dan mencegah yg makruf ,  pelit berinfak ,  apalagi berinfak  dalam jalan Allah .  Jarang berzikir ,  suka meremehkan dosa ,  gemar berdusta ,  khianat dan sumpah palsu .  Di dunia mereka juga sholat ,  namun sholat mereka untuk memata – matai kaum muslimin .    Mereka paling malas mengerjakan sholat berjama’ah , terlebih sholat subuh dan isyak .  Mereka juga berpuasa , mengerjakan haji ,  I’tikaf dan berkumpul bersama kaum muslimin ,  namun mereka lakukan bukan karena Allah,  mereka melakukannya agar masih bisa disebut seorang muslim dan dapat berbaur dg kaum muslimin,  dg tujuan agar tipu daya mereka bisa mengena .  Sungguh mereka telah tertipu angan2  mereka . 
Perhatikan firman Allah berikut ini :  ” Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih,  yaitu orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mu’min. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.”  (QS  AN NISAA’  :  138 – 139) 

Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Allah mela`nati mereka; dan bagi mereka azab yang kekal . (QS AT TAUBAH : 68) 
Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu”. Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)”. Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.  Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mu’min).
seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu.  (QS  AL HADID : 13 – 14) . 
 .

16 . PEMIMPIN – PEMIMPIN KAFIR 

Pemimpin2  kafir , gembong2 nya dan para penyeru kekafiran yang menghalang – halangi manusia dari jalan Allah ,  mereka akan mendapatkan siksa dua kali lipat .  Dan bagi mereka dua siksa , siksa atas kekufurannya dan siksa atas sikap mereka menghalang – halangi manusia dari jalan Allah .    

Allah berfirman :  
” Sesungguhnya Allah mela`nati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka),  mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; mereka tidak memperoleh seorang pelindungpun dan tidak (pula) seorang penolong.  
Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata: “Alangkah baiknya, andaikata kami ta`at kepada Allah dan ta`at (pula) kepada Rasul”.
Dan mereka berkata: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menta`ati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan yang benar.  Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar”.  (QS  AL  AHZAB : 64 – 68) 

.

17.  PARA PENGIKUT KEKAFIRAN 

Mereka adalah orang kafir yg bodoh ,  orang2  musyrik yg taqlid kepada nenek moyang mereka . Para penganut agama Yahudi , Nasrani , Majusi , Shabi’in setelah datangnya Rasulullah  SAW  dan tidak beriman kepadanya , juga para penyembah kubur.  Mereka berada pada peringkat ini meskipun waktu di dunia mereka tidak memusuhi kaum muslimin .   Seperti isteri dan para pembantu2  mereka . 
Pada hari kiamat nanti para pengekor kekafiran ini akan protes kepada pemimpin – pemimpin mereka yang telah menyesatkan mereka waktu di dunia .  Mereka menyesal dan berkata :  

” Seandainya kami tidak mengikuti kalian , niscaya kami termasuk orang2 yg beriman”

Dialog antara mereka banyak disebutkan dalam Al Qur’an  (Lihat QS  Al Baqarah : 166 – 167 ,  Al  A’raf : 38 ,   Al  Ghafir : 47 – 48 ,  Saba’ : 31 – 33 ) 

.

18.  GOLONGAN JIN YANG KAFIR 
Allah berfirman: “Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (kedalam neraka), dia mengutuk kawannya (yang menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu: “Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka”. Allah berfirman: “Masing-masing mendapat (siksaan), yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahui”.  ( QS  AL  A’RAF : 38) 

Demikianlah kira2  tingkatan manusia di akherat kelak menurut Ijtihad Ibnu Qayyim Al Jauziah .   Semoga ini bermanfaat bagi rekan2  muslim semua , untuk memacu diri … agar memperoleh tingkatan yg tertinggi yg bisa didapat .  
Akhirnya cuku sekian,

Wassalaamu Alaikum Warakhmatullaahi Wabarakaatuh .            

 

Advertisements

ISTILAH DALAM BAHASA ARAB SEHARI-HARI

Berikut ini adalah berbagai macam istilah percakapan bahasa arab yang sering di gunakan sehari hari dan cukup ringan gak perlu berat berat,hehehe. yuk belajar bahasa arab, karena ini saya rasa bagus makanya saya mencoba untuk berbagi juga ke yang lain ,siapa tau bermanfaat.

Bismillah, berikut ini adalah istilah-istilah singkat yang biasa digunakan oleh para penuntut ilmu syar’i.

Afwan = maaf.
Tafadhdhol= silahkan (untuk umum
Tafadhdholy = silahkan (untuk perempuan)
Mumtaz = keren, bagus banget
Na’am = iya
Laa Addri = tidak tahu
Syukron = terima kasih

Zadanallah ilman wa hirsha = smoga ALLAH manambah kita ilmu & semangat

Yassarallah/sahhalallah lanal khaira haitsuma kunna = semoga ALLAH mudahkan kita dalam kebaikan dimanapun berada

Allahummaghfir lana wal muslimin = ya ALLAH ampunilah kami & kaum muslimin

Laqod sodaqta = dengan sebenarnya
Ittaqillaah haitsumma kunta = Bertaqwalah kamu keoada Allah dimanapun kamu berada

Allahul musta’an = hanya ALLAH-lah tempat kita minta tolong

Barakallah fikum = semoga ALLAH memberi kalian berkah
Wa iyyak = sama-sama
Wa anta kadzalik = begitu jg antum
Ayyul khidmah = ada yg bisa dibantu ?

Nas-alullaha asSalamah wal afiah = kita memohon kepada ALLAH keselamatan dan kebaikan

Jazakumullah khayran = semoga ALLAH memmbalas kalian dengan lebih baik
Jazaakallahu khayran = semoga ALLAH membalasmu (laki2) dengan lebih baik
Jazaakillahu khayran = semoga ALLAH membalasmu (perempuan) dengan lebih baik

Allahumma ajurny fi mushibaty wakhlufly khairan minha = ya ALLAH berilah pahala pada musibahku dan gantikanlah dg yg lebih baik darinya.
Rahimakumullah = smoga ALLAH merahmati kalian

Hafizhanallah = semoga ALLAH menjaga kita
Hadaanallah = semoga ALLAH memberikan kita petunjuk/hidayah.
Allahu yahdik = semoga Allah memberimu petunjuk/hidayah
‘ala rohatik = ‘ala kaifik = terserah anda…

(biasanya digunakan dalam percakapan bebas atau lebih halusnya silahkan dikondisikan saja..)

ana = y = saya
anta = ka = kamu laki2
anti = ki = kamu prempuan

(maksudnya ==> kalau untuk kepada kamu laki2= kaifa haluka ? ; Kalau kepada kamu perempuan : kaifa haluki?)

antum = kum = kalian laki2
antunna = kunn = kalian prempuan
huwa = hu = dia laki2
hiya = ha = dia prempuan ===

mazata’malu ? = apa yg sedang kamu kerjakan ?
mazata’maluna ? = apa yg sedang kalian kerjakan ?
ana ata’allamu = saya sedang belajar
nahnu nata’allamu = kami sedang belajar al idhofatu = sandaran

Afwan, berhubung ada yang bertanya tentang arti kalimat2 umum dan sederhana dalam bahasa Arab yang sering di gunakan di , maka semoga artikel sederhana (terjemahan bebas) ini bermanfaat.

  • ana = saya
  • anta = ka = kamu laki2
  • anti = ki = kamu prempuan
  • antum = kum = kalian laki2
  • antunna = kunn = kalian prempuan
    huwa = hu = dia laki2
  • hiya = ha = dia perempuan
  • ya akhi = wahai saudaraku (laki2)
  • ya ukhti = wahai saudaraku (perempuan)
  • Akhi fillah = saudaraku seiman (kepada Allah)
  • Jazaakallahu khayran = smoga ALLAH membalasmu dengan kebaikan.

Jazakumullah khayiran = smoga ALLAH membalas kalian dengan kebaikan

  • Allahu yahdik = Semoga Allah memberimu petunjuk
  • Rahimahullah = Semoga Allah merahmatinya
  • Rahimakumullah = smoga ALLAH mrahmati kalian
  • Hafizhanallah = smoga ALLAH menjaga kita
  • Hadaanallah = semoga ALLAH memberikan kita petunjuk.
    Afwan = maaf
    Zadanallah ilman wa hirshan = Semoga ALLAH manambah kita ilmu & smangat
  • Yassarallah / sahhalallah lanal khaira haitsuma kunna = Semoga ALLAH mudahkan kita dalam kebaikan dimanapun berada
    Allahummaghfir lana wal muslimin = ya ALLAH ampunilah kami & kaum muslimin

Allahul musta’an = hanya ALLAH lah tempat kita minta tolong
Barakallahu fiik/kum = Semoga ALLAH memberi kalian berkah
Wa iyyak/kum = sama2
Wa anta kadzaalik = begitu jg antum
Nas-alullaha assalamah wal aafiah = kita memohon kepada ALLAH keselamatan dan kebaikan

dipersilahkan bagi yg mau menambahkan / mengkoreksi,
& kalo ada yg mau menambahkan dgn huruf hijaiyah itu lebih baik
jazakumullah khayran

ana aidon = aku juga
thoyyib = baik lah..
laa ba’sa = ga papa
mafi mUsykila = ga masalah
sway-sway = dikit²

Salam Ukhuwah Fillah akhi wa ukhti iSTILAH BAHASA ARAB PERCAKAPAN RINGAN

Bismillah, berikut ini adalah istilah-istilah singkat yang biasa digunakan oleh para penuntut ilmu syar’i.

Afwan = maaf.
Tafadhdhol= silahkan (untuk umum
Tafadhdholy = silahkan (untuk perempuan)
Mumtaz = keren, bagus banget
Na’am = iya
Laa Addri = tidak tahu
Syukron = terima kasih

Zadanallah ilman wa hirsha = smoga ALLAH manambah kita ilmu & semangat

Yassarallah/sahhalallah lanal khaira haitsuma kunna = semoga ALLAH mudahkan kita dalam kebaikan dimanapun berada

Allahummaghfir lana wal muslimin = ya ALLAH ampunilah kami & kaum muslimin

Laqod sodaqta = dengan sebenarnya
Ittaqillaah haitsumma kunta = Bertaqwalah kamu keoada Allah dimanapun kamu berada

Allahul musta’an = hanya ALLAH-lah tempat kita minta tolong

Barakallah fikum = semoga ALLAH memberi kalian berkah
Wa iyyak = sama-sama
Wa anta kadzalik = begitu jg antum
Ayyul khidmah = ada yg bisa dibantu ?

Nas-alullaha asSalamah wal afiah = kita memohon kepada ALLAH keselamatan dan kebaikan

Jazakumullah khayran = semoga ALLAH memmbalas kalian dengan lebih baik
Jazaakallahu khayran = semoga ALLAH membalasmu (laki2) dengan lebih baik
Jazaakillahu khayran = semoga ALLAH memmbalasmu (perempuan) dengan lebih baik

Allahumma ajurny fi mushibaty wakhlufly khairan minha = ya ALLAH berilah pahala pada musibahku dan gantikanlah dg yg lebih baik darinya.
Rahimakumullah = smoga ALLAH merahmati kalian

Hafizhanallah = semoga ALLAH menjaga kita
Hadaanallah = semoga ALLAH memberikan kita petunjuk/hidayah.
Allahu yahdik = semoga Allah memberimu petunjuk/hidayah
‘ala rohatik = ‘ala kaifik = terserah anda…

(biasanya digunakan dalam percakapan bebas atau lebih halusnya silahkan dikondisikan saja..)

ana = y = saya
anta = ka = kamu laki2
anti = ki = kamu prempuan

(maksudnya ==> kalau untuk kepada kamu laki2= kaifa haluka ? ; Kalau kepada kamu perempuan : kaifa haluki?)

antum = kum = kalian laki2
antunna = kunn = kalian prempuan
huwa = hu = dia laki2
hiya = ha = dia prempuan ===

mazata’malu ? = apa yg sedang kamu kerjakan ?
mazata’maluna ? = apa yg sedang kalian kerjakan ?
ana ata’allamu = saya sedang belajar
nahnu nata’allamu = kami sedang belajar al idhofatu = sandaran

Afwan, berhubung ada yang bertanya tentang arti kalimat2 umum dan sederhana dalam bahasa Arab yang sering di gunakan di group ini, maka semoga artikel sederhana (terjemahan bebas) ini bermanfaat.

– ana = saya
– anta = ka = kamu laki2
anti = ki = kamu prempuan
– antum = kum = kalian laki2
antunna = kunn = kalian prempuan
huwa = hu = dia laki2
hiya = ha = dia perempuan
ya akhi = wahai saudaraku (laki2)
– ya ukhti = wahai saudaraku (perempuan)
– Akhi fillah = saudaraku seiman (kepada Allah)

Jazaakallahu khayran = smoga ALLAH membalasmu dengan kebaikan.
– Jazakumullah khayiran = smoga ALLAH membalas kalian dengan kebaikan

– Allahu yahdik = Semoga Allah memberimu petunjuk
Rahimahullah = Semoga Allah merahmatinya
Rahimakumullah = smoga ALLAH mrahmati kalian
Hafizhanallah = smoga ALLAH menjaga kita
Hadaanallah = semoga ALLAH memberikan kita petunjuk.
Afwan = maaf
Zadanallah ilman wa hirshan = Semoga ALLAH manambah kita ilmu & smangat
Yassarallah / sahhalallah lanal khaira haitsuma kunna = Semoga ALLAH mudahkan kita dalam kebaikan dimanapun berada
Allahummaghfir lana wal muslimin = ya ALLAH ampunilah kami & kaum muslimin

  • Allahul musta’an = hanya ALLAH lah tempat kita minta tolong
  • Barakallahu fiik/kum = Semoga ALLAH memberi kalian berkah
    Wa iyyak/kum = sama2
  • Wa anta kadzaalik = begitu jg antum
  • Nas-alullaha assalamah wal aafiah = kita memohon kepada ALLAH keselamatan dan kebaikan

dipersilahkan bagi yg mau menambahkan / mengkoreksi,
& kalo ada yg mau menambahkan dgn huruf hijaiyah itu lebih baik
jazakumullah khayran

ana aidon = aku juga
thoyyib = baik lah..
laa ba’sa = ga papa
mafi mUsykila = ga masalah
sway-sway = dikit²

 

= Ryana =

 

 

 

 

 

 

APA YANG HARUS DILAKUKAN BILA DIRENDAHKAN TEMAN ?

Psikologi Kepribadian

Ketika mental kita sedang diuji..

Email dari Saudara Rendi di Bandung..

Assalaamualaikum mba Ryana,

Saya Rendi, punya masalah tentang lingkungan pergaulan, di sekolah saya selalu di rendahkan oleh salah satu teman, di ejek, dan juga di jadikan bahan lelucon, juga selalu ngejahili saya. karena saya orangnya agak pendiam. pernah saya tanya sama salah satu teman yang baik apa kesalahan saya, dia bilang tidak tahu. saya sudah bosan setiap hari direndahkan melulu. saya juga orangnya kuper tidak punya teman di lingkungan masyarakat.

Pertanyaannya :

1. Apakah yang harus Saya lakukan untuk menghadapi orang yang seperti itu juga agar saya tidak kuper lagi?

Jawab :

Kasus Anda menarik Rendi , Sebenarnya, setiap orang pun pernah direndahkan, bukan hanya orang yang pendiam saja. Tentu gak enak banget kalo direndahkan atau dijahili padahal kita nggak pernah berbuat sesuatu yang kesannya ‘jahat’ atau ‘melenceng’ kepada orang lain. Mungkin jika lelucon atau jail2an itu digunakan ketika kita sedang bercanda, atau disaat2 yang memang membutuhkan sedikit lawakan, lelucon yang ditujukan kepada kita pun masih bisa dianggap wajar. Namun, manusia mempunyai sifat ingin diakui eksistensinya oleh lingkungannya sendiri, selalu ingin menjadi yang terbaik, atau setidaknya dapat membuat orang kagum, oleh karena itu wajar Anda merasa bosan dan tidak enak jika terus menerus direndahkan.

Mungkin saran yang bisa dicoba dari saya adalah ;

1. Jangan sampai hati kita terpengaruh oleh orang yang merendahkan kita. Karena hati merupakan titik terlemah mental kita. Jika kita sudah merasa sakit hati, maka rasa sakit itu sulit sekali dicarikan obat penyembuhnya. Itulah sebabnya mengapa kita masih ingat kepada orang yang menyakiti hati kita puluhan tahun yang lalu. Orang yang menyakiti itu mungkin sudah meninggal. Tapi rasa sakit di hati masih terasa sampai saat ini. Maka dari itu, langkah pertama setiap kali berhadapan dengan orang yang merendahkan kita adalah; melindungi agar kalbu kita tidak terpengaruh oleh perlakuan buruk mereka.

2.Jaga pikiran agar jangan sampai menyimpan masa2 yang tidak mengenakkan yang pernah kita alami. Biasanya, kita lebih mudah mengingat kata-kata negatif orang lain daripada nasihat yang baik-baik. Buktinya kita sering lupa pelajaran di sekolah, di ruang-ruang seminar, dan di majlis taklim, maupun forum-forum keilmuan lainnya. Tapi, lain halnya dengan kalimat buruk yang dikatakan oleh tetangga sebelah. Atau oleh atasan. Atau oleh teman. Hanya satu kalimat buruk yang keluar dari mulut mereka. Namun kepala kita bisa mengingatnya sepanjang masa. Oleh karenanya, langkah kedua setiap kali berhadapan dengan orang yang merendahkan kita adalah; menjaga agar akal kita tidak terpengaruh oleh perkataan buruk mereka.

3.Banyak membantu orang yang tepat. Berikanlah bantuan dengan apapun yang kita bisa atau kita punya kepada orang yang tepat. Kalau bisa berikanlah bantuan kepada semua orang kecuali kepada orang yang akan menganggap bantuan kita sebagai wujud rasa takut kita kepadanya. Orang yang seperti inilah yang justru akan berbuat sebaliknya, yaitu terus meminta bantuan tanpa memperdulikan keadaan, bisa dibilang, ia mungkin akan memanfaatkan kita.

4. Jadilah orang yang penting, orang yang selalu dibutuhkan orang lain, bukan orang yang terus membutuhkan atau bergantung kepada oranglain. Jadilah pribadi yang baik, yang selalu bertindak dan berkata sopan, mempunyai pendirian teguh, dsb. Memang perlu proses untuk mampu melakukan itu semua, tapi jalani saja dengan enjoy 😉 Jangan terus memberatkan pikiran Anda dengan ambisi untuk berubah sikap secara total, namun nikmati saja proses perubahan ke arah yang lebih baik itu dengan santai, tanpa merasa dikejar2 oleh waktu.

5. Jadilah orang yang dapat membanggakan. Dimana saja kita berada, cobalah agar kita dapat dibanggakan orang lain, hal itu dapat berwujud prestasi, sikap yang terpuji, keahlian, dsb. Mulailah dari lingkungan keluarga, sekolah, kemudian lingkungan masyarakat. Jika Anda masih pelajar, berusahalah mendapatkan prestasi yang baik di sekolah. Buat orangtua Anda bangga. Dengan itu, harga diri Anda pun menjadi terangkat dan teman2 yang mengetahui prestasi Anda pun akan segan untuk merendahkan lagi.

6. Berkumpullah dengan orang2 baik. Berkumpul dengan orang2 baik yang mempunyai tujuan positif di tempat yang baik pula. Itu lebih tepat daripada berkumpul dengan orang2 yang tidak baik sehingga bear kemungkinan kita untuk tidak bertemu dengan orang yang suka melecehkan, menghina, atau berbuat semena.

7. Aktif di lingkungan dan terus kembangkan potensi yang Anda miliki.
Teori memang gampang, tapi untuk melaksanakannya itulah hal yang paling sulit kita lakukan. Mulailah dari hal2 kecil, seperti membantu teman jika ia menemukan kesulitan, bersikap ramah kepada orang lain, dsb. Selamat mencoba

8. Jika orang lain merendahkan kita, anggap aja suatu saat Tuhan pasti akan membalas perbuatan mereka, Tuhan maha pengasih dan maha penyayang, Bukankah ada peribahasa mengatakan; ‘di atas langit masih ada langit ? selain berupaya keras untuk selalu berada pada posisi dan martabat yang tinggi itu memang kita butuh sikap mental yang tepat untuk mengantisipasi situasi yang tidak enak itu.
Maka dari itu, langkah pertama setiap kali berhadapan dengan orang yang merendahkan kita adalah; melindungi agar kalbu kita tidak terpengaruh oleh perlakuan buruk mereka. Dekatkan diri slalu kepada Tuhan, Tuhan akan mendekatimu jika kamu berusaha mendekatkan dirimu pada-NYA.

Demikian, renungkan dan berusahalah..

Wassalaamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

= Ryana =

 

DUA BELAS TIPS SEHAT BERPUASA DI BULAN RAMADHAN

Ditulis oleh dr. Salma

Puasa Ramadhan secara umum berdampak positif bagi kesehatan. Dua belas tips berikut perlu Anda pertimbangkan agar puasa Anda tetap menyehatkan.

  1. Minum yang cukup. Hidrasi adalah hal terpenting selama puasa Ramadhan. Setelah berbuka puasa, Anda harus minum dalam jumlah besar. Anda juga harus minum saat bersahur. Kebutuhan hidrasi tubuh adalah sekitar 1,5 liter per hari.
  2. Makan yang sehat. Anda sebaiknya menerapkan diet sehat pada saat berbuka. Jangan berlebihan melahap kue dan makanan manis yang bahkan dalam jumlah besar sekalipun tidak memuaskan rasa lapar dan mengganggu pola makan Anda. Pertimbangkan memakan kurma yang dapat mengisi ulang energi dengan cepat.
  3. Jangan langsung berbuka dalam porsi besar. Mulailah dengan sup, kolak atau makanan pembuka lain dan tunggu sampai meresap di pencernaan sebelum makan besar.
  4. Jangan makan terlalu banyak. Buka puasa seharusnya tidak identik dengan makan berlebihan. Makan berlebihan tidak hanya mengganggu tubuh, tetapi juga membuat ngantuk saat shalat tarawih.
  5. Meskipun puasa dimulai dari matahari terbit sampai terbenam, Anda sebaiknya tetap makan tiga kali sehari: yang pertama saat bersahur, yang kedua saat berbuka dan yang ketiga sekitar 2 atau 3 jam setelah berbuka.
  6. Saat bersahur, disarankan makan buah-buahan untuk vitamin dan sumber karbohidrat seperti nasi dan ubi-ubianyang dapat bertahan sampai berbuka puasa. Penting untuk bersantap sahur mendekati saat imsak.
  7. Jika memungkinkan, tidurlah di awal siang untuk mengumpulkan energi. Hindari sinar matahari dan panas yang menimbulkan dehidrasi.
  8. Minimalkan penggunaan tenaga fisik. Atlet harus ekstra hati-hati untuk tidak berolahraga terlalu keras selama bulan Ramadhan. Dianjurkan untuk berolahraga yang tidak intensif di sore hari sebelum saat berbuka.
  9. Penderita diabetes. Penderita diabetes harus secara teratur memonitor gula darah mereka, cukup hidrasi dan tidak makan yang manis-manis tanpa nasihat medis.
  10. Orang yang lemah fisik. Puasa seharusnya tidak memperburuk status kesehatan orang dengan kondisi medis. Ibu hamil atau menyusui, lansia, pasien hipertensi, penyakit jantung atau asma, biasanya tidak wajib berpuasa Ramadhan. Bila tetap berpuasa, mereka harus berkonsultasi dengan dokter jika merasakan tanda-tanda gangguan kesehatan. Demi keselamatan yang lebih baik, disarankan untuk pergi ke dokter sebelum dan sesudah Ramadhan.
  11. Jangan menghentikan pengobatan tanpa nasihat medis. Orang yang harus mendapatkan pengobatan berkala harus mendapatkan saran dari dokter dan ustadz mereka. Mereka tidak harus berpuasa Ramadan jika hal itu membawa risiko pada kesehatan mereka.
  12. Segera membatalkan puasa bila mendapatkan masalah kesehatan. Bila Anda mengalami masalah medis selama sehari dan tidak dapat pulih dengan cepat, mungkin sebaiknya Anda tidak berpuasa sehari atau lebih. Hari-hari di mana Anda tidak berpuasa dapat diganti sebelum Ramadhan berikutnya.

KHALID IBNU AL-WALID

PEDANG ALLAH ~ Khalid ibnu Al-Walid ~ Panglima Perang Islam Tak Terkalahkan Melawan Musuh – Musuhnya.

” Assallamualaikumm warohmatullah wabbarokatuh kawan ku semua.

seorang panglima perang sekaligus Pedang ALLAH Julukan beliau adalah Khalid bin walid. yg di takuti oleh orang-orang kafir yahudi dan nasrani , maupun orang2 munafikin dan murtadin serta musyirikin. sang Singa Islam Khalid bin walid. smoga kita semua bisa mengikuti jejak – jejak beliau menjadi singa Tauhid dalam Islam.” Di antara hadits-hadits tentang ath-thaifah al-manshurah tersebut adalah sebagai berikut: “ Akan senantiasa ada satu kelompok dari umatku yang meraih kemenangan (kerana berada) di atas kebenaran, orang-orang yang menelantarkan mereka tidak akan mampu menimbulkan bahaya kepada mereka, sampai datangnya urusan Allah sementara keadaan mereka tetap seperti itu .” [HR. Muslim: Kitabul Imarah no. 3544 dan Tirmidzi: Kitabul Fitan no. 2155] “ Akan senantiasa ada 1  satu kelompok dari umatku yang berperang di atas urusan Allah. Mereka mengalahkan musuh-musuh mereka. Orang-orang yang memusuhi mereka tidak akan mampu menimpakan bahaya kepada mereka sampai datangnya kiamat, sementara keadaan mereka tetap konsisten seperti itu .” [HR. Muslim: Kitabul Imarah no. 3550.] Ashabu Rayati Suud, Generasi Akhir Thaifah Mansurah yang dijanjikan Dalam sebuah riwayat tentang Thaifah manshurah disebutkan, “ Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang berperang di atas kebenaran. Mereka meraih kemenangan atas orang-orang yang memerangi mereka, sampai akhirnya kelompok terakhir mereka memerangi Dajjal .” [HR. Abu Daud: Kitab al-Jihad no. 2125, Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 1959.]” Khalid ibn Al-Walid ~ Panglima Perang Islam Tak Terkalahkan dalam perang melawan Musuh – Musuh’nya.

Khalid ibnu Al-Walid adalah salah satu jenderal Arab yang sangat dikenal di awal penaklukan Islam Abad ke-7, tercatat akan kemampuan militernya dalam memimpin pasukan-pasukan Muhammad dan dua Khulafaur Rasyidin pertama, Abu Bakr dan Umar ibn Al-Khattab. Karena ia tidak terkalahkan dalam lebih dari seratus pertempurannya melawan Imperium Romawi Timur dan Imperium Persia, ia dihormati sebagai salah satu panglima militer terbaik sepanjang masa.

Ia lahir sekitar tahun 592 M di Makkah. Khalid terlahir sebagai anggota Bani Makhzum, salah satu klan yang berpengaruh di Makkah dan berperan sebagai andalan di bidang militer. Ketika Islam pertama kali tumbuh di Makkah, ia termasuk golongan mayoritas yang sangat memusuhi Muhammad dan para pengikutnya. Ketika umat Islam Makkah berhijrah ke Madinah, beberapa pertempuran besar berlangsung antara pasukan Makkah dan pasukan Madinah. Ia terlibat dalam Pertempuran Uhud dan Pertempuran Khandaq ‘Parit’.

Untuk pertama kalinya ia mempertunjukkan keahliannya dalam bertempur pada Pertempuran Uhud. Ia menjadi panglima pasukan kavaleri kuda Makkah. Dalam kondisi pasukan Makkah yang terdesak, Khalid mampu mengubah keadaan menjadi kemenangan Makkah.

Tahun 628 M, Perjanjian Hudaybiyah disepakati. Perjanjian ini adalah perjanjian gencatan senjata antara Makkah dan Madinah. Setelah perjanjian ini, Khalid masuk Islam. Tiga tahun sejak ia masuk Islam, untuk pertama kalinya ia bergabung dalam pasukan Islam dalam pertempuran yang cukup penting, Pertempuran Mu’tah.

Dalam pertempuran ini, ia menjadi prajurit biasa bersama 3.000 pasukan Madinah lainnya menghadapi sekitar 100.000-200.000 pasukan Romawi Timur. Di tengah pertempuran yang berlangsung selama tujuh hari ini, ia ditunjuk untuk menjadi panglima karena tewasnya tiga panglima: Zayd bin Haritsah, Ja’far bin Abu Thalib, dan Abdullah bin Rawahah. Dengan perannya ini, pasukan Madinah bisa bertahan selama tujuh hari.

Ia mengubah posisi pasukan sayap kanan ke sayap kiri dan begitu juga sebaliknya. Ia lalu membariskan seluruh pasukannya dalam barisan yang amat panjang untuk memberikan kesan jumlah pasukannya lebih banyak. Ia juga memerintahkan pasukannya untuk membuat debu dan pasir beterbangan lebih dari yang seharusnya.

Strateginya berjalan cukup sukses dengan timbulnya kewas-wasan dalam hati pasukan Romawi karena mengira pasukan Madinah menerima bantuan. Efek ini muncul karena mereka harus berhadapan dengan wajah baru setiap harinya. Khalid lalu dengan lebih mudah agak mengorientasikan pasukannya untuk selalu mundur sedikit demi sedikit. Pasukan Romawi mengira hal ini adalah jebakan untuk membuat mereka masuk ke gurun pasir Arab yang “kejam”.

Hari ketujuh, perang berakhir dengan mundurnya kedua belah pihak. Dalam pertempuran ini, Khalid mematahkan sembilan pedangnya yang menunjukkan betapa intensifnya pertempuran antar kedua belah pihak. Karena kepemimpinannya dalam pertempuran ini juga, ia dijuluki SayfUllah ‘Pedang Allah’.

Di masa Khalifah Abu Bakr, Khalid diutus memimpin 18.000 dalam Perang Islam-Persia. Perang ini diawali oleh Khalid dengan pengiriman surat kepada Hormuz, Gubernur Persia untuk Mesopotamia. Isi suratnya sangat terkenal seperti yang dicantumkan di bawah ini.

“Masuklah dalam Islam dan kalian akan selamat. Atau bayarlah jizyah, dan Kamu serta rakyatmu akan kami lindungi, jika tidak, Kamu akan menjadi bersalah atas konsekuensinya, karena saya akan datang kepada kalian dengan orang-orang yang mencintai kematian sebagaimana kalian mencintai kehidupan.”

Pertempuran pun harus dilakukan karena Persia tidak mau takluk begitu saja. Empat pertempuran pertama dimenangkan pasukan Kekhalifahan Islam: Pertempuran Rantai, Pertempuran Sungai, Pertempuran Walaja, dan Pertempuran Ullais. Khalid benar-benar memanfaatkan kelemahan pasukan Persia yang sangat lambat karena beratnya persenjataan dan baju perang mereka.

Dalam Pertempuran Rantai, ia “mengerjai” pasukan Hormuz dengan membuat mereka bolak-balik antara Kota Uballa dan Kota Kazima beberapa kali. Akibatnya pasukan Persia kelelahan dan Khalid pun memenangkan pertempuran pertamanya melawan Hormuz. Satu bulan kemudian, Hirah, ibukota Mesopotamia, berhasil direbut dan dalam beberapa bulan berikutnya, seluruh Mesopotamia dikuasai oleh Kekhalifahan Islam.

Setelah tugasnya usai dalam tahap pertama penaklukan Persia, ia diutus untuk memimpin pasukan khalifah di front peperangan di barat, Perang Islam-Romawi Timur. Agustus-November 634 M, Umar ibn Al-Khattab menggantikan Abu Bakr sebagai khalifah dan mengeluarkan keputusan yang mengejutkan dengan menurunkan jabatan sepupunya, Khalid, sebagai panglima tertinggi dalam penaklukan Syams. Tidak ada reaksi negatif dari dirinya. Ia terus bertempur.

Bulan Oktober 636 M, Abu Ubaydah menyerahkan kepemimpinan pasukan untuk sementara kepada Khalid sebagai panglima keseluruhan pasukan yang jumlahnya berkisar 30.000-40.000. Pasukan Romawi Timur yang datang ternyata benar-benar sesuai dengan kabar dari tawanan perang pada pertempuran sebelumnya, 150.000-240.000.

Pertempuran Yarmuk pun terjadi dan terjadilah kemenangan yang sangat menentukan dan bersejarah. Dengan membariskan pasukannya sepanjang 18 km, Khalid mengawali perang dengan strategi bertahan dan melakukan serangan balik ketika pertengahan hari. Kondisi ini terus berlangsung selama 4 hari. Pada hari kelima, pasukan Romawi mencoba membuat gencatan senjata, tetapi gagal. Pada hari keenam, Khalid mengubah strateginya menjadi penyerangan efektif. Pasukan Romawi kalah pada hari itu juga. Pertempuran Yarmuk merupakan salah satu dari contoh pertunjukan strategi militer brilian yang sangat langka di mana sejumlah pasukan dengan jumlah jauh lebih kecil mampu bertahan, bahkan menang melawan pasukan yang sangat besar jumlahnya.

Umar sekali lagi mengeluarkan kebijakan yang mengejutkan dengan memberhentikan Khalid secara total dari pasukan. Khalid dianggap terlalu berlebihan dengan memberikan ganjaran 10.000 Dirham untuk seorang penyair yang memuji dirinya. Ini dianggap sebuah pemborosan. Tahun 638 M, Khalid pun kembali ke Madinah dan secara normal agak memprotes pemberhentianny. Namun pada akhirnya, Khalid ibn Al-Walid tetap setia pada pemimpin dan agamanya. Ia menerima keputusan pemberhentiannya.

Khalid menjalani sisa kehidupannya di Kota Emesa, Syams. Ia wafat pada tahun 642 M dalam usia 50 tahun. Salah satu kalimat terakhirnya adalah sebagai berikut.

“… Dan di sini aku mati di atas tempat tidurku seperti domba yang mati. Mudah-mudahan mata orang-orang pengecut tidak akan pernah tidur!”

Pernyataannya ini menunjukkan kekecewaannya karena tidak bisa mencapai kematian di medan pertempuran yang merupakan dambaannya. Kuburannya sekarang menjadi bagian dari Masjid Khalid ibn Al-Walid.

Dalam sebuah narasi, dia memiliki bekas-bekas luka dari sejumlah sabetan pedang, tombak, dan panah hampir di semua bagian tubuhnya selain wajah. Orang-orang yang melihat luka-lukanya akan sulit menerka bagaimana ia bisa selamat dari luka-lukanya itu.

Kemahirannya dalam bermain pedang dipertunjukkan dalam beberapa duel dalam pertempurannya. Dalam Pertempuran Rantai di Mesopotamia, ia membunuh Panglima Hormuz dalam duel seru yang disaksikan oleh dua belah pihak. Ia juga sangat mampu memanfaatkan pasukan berkudanya jauh lebih efektif dari musuh-musuhnya.

Rekor tidak terkalahkannya dalam pertempuran membuatnya memperoleh tempat yang hampir sejajar dengan Alexander The Great dan Subutai–salah satu panglima perang Jenghis Khan–. Ia sering sekali menggunakan beberapa taktik perang yang sangat cerdas seperti yang pernah ditulis dalam buku The Art of War karya Tsun Zu. Meskipun wilayah taklukannya tidak seluas taklukan Alexander The Great, ia tetap merupakan panglima perang terbaik di zamannya di samping Eulji Mundeok, panglima Korea yang hidup semasa dengannya.

Satu hal yang mungkin tidak bisa dimiliki oleh panglima perang lainnya adalah sifatnya yang jauh dari keangkuhan dan penuh kemurnian tujuan. Hal ini ditunjukkannya ketika menerima dengan penuh kelapangan dada kebijakan khalifahnya yang menurunkan jabatannya dan bahkan memberhentikannya dari pasukan. Sungguh sangat mungkin baginya memberontak pada khalifah karena pasukannya yang sangat mencintai diri jenderalnya. Ia hanya berkata, “Saya tidak berperang untuk Umar.”

Bahkan yang menjadi kekesalannya ketika diberhentikan bukanlah kekesalannya yang harus kehilangan jabatan, tetapi kekesalan karena tidak bisa lagi berperang membela agamanya dan mencapai cita-citanya untuk mati di medan perang.

Peristiwa Uhud

Kekalahan kaum Quraisy didalam perang Badar membuat mereka jadi kegila-gilaan, karena penyesalan dan panas hati. Mereka merasa terhina. Rasa sombong dan kebanggaan mereka sebagai suku Quraisy telah meluncur masuk lumpur kehinaan Arang telah tercoreng dimuka orang-orang Quraisy. Mereka seolah-olah tidak bisa lagi mengangkat dirinya dari lumpur kehinaan ini. Dengan segera mereka membuat persiapan-persiapan untuk membalas pengalaman pahit yang terjadi di Badar.

Sebagai pemuda Quraisy, Khalid bin Walid pun ikut merasakan pahit getirnya kekalahan itu. Sebab itu dia ingin membalas dendam sukunya dalam peperangan Uhud. Khalid dengan pasukannya bergerak ke Uhud dengan satu tekad menang atau mati. Orang-orang Islam dalam pertempuran Uhud ini mengambil posisi dengan membelakangi bukit Uhud.

Sungguhpun kedudukan pertahanan baik, masih terdapat suatu kekhawatiran. Dibukit Uhud masih ada suatu tanah genting, dimana tentara Quraisy dapat menyerbu masuk pertahanan Islam. Untuk menjaga tanah genting ini, Nabi menempatkan 50 orang pemanah terbaik. Nabi memerintahkan kepada mereka agar bertahan mati-matian. Dalam keadaan bagaimana jua pun jangan sampai meninggalkan pos masing-masing.

Khalid bin Walid memimpin sayap kanan tentara Quraisy empat kali lebih besar jumlahnya dari pasukan Islam. Tetapi mereka jadi ragu-ragu mengingat kekalahant-kekalahan yang telah mereka alami di Badar. Karena kekalahan ini hati mereka menjadi kecil menghadapi keberanian orang-orang Islam.

Sungguh pun begitu pasukan-pasukan Quraisy memulai pertempuran dengan baik. Tetapi setelah orang-orang Islam mulai mendobrak pertahanan mereka, mereka telah gagal untuk mempertahankan tanah yang mereka injak.

Kekuatannya menjadi terpecah-pecah. Mereka lari cerai-berai. Peristiwa Badar berulang kembali di Uhud. Saat-saat kritis sedang mengancam orang-orang Quraisy. Tetapi Khalid bin Walid tidak goncang dan sarafnya tetap membaja. Dia mengumpulkan kembali anak buahnya dan mencari kesempatan baik guna melakukan pukulan yang menentukan.

Melihat orang-orang Quraisy cerai-berai, pemanah-pemanah yang bertugas ditanah genting tidak tahan hati. Pasukan Islam tertarik oleh harta perang, harta yang ada pada mayat-mayat orang-orang Quraisy. Tanpa pikir panjang akan akibatnya, sebagian besar pemanah-pemanah, penjaga tanah genting meninggalkan posnya dan menyerbu kelapangan.

Pertahanan tanah genting menjadi kosong. Khalid bin Walid dengan segera melihat kesempatan baik ini. Dia menyerbu ketanah genting dan mendesak masuk. Beberapa orang pemanah yang masih tinggal dikeroyok bersama-sama. Tanah genting dikuasai oleh pasukan Khalid dan mereka menjadi leluasa untuk menggempur pasukan Islam dari belakang.

Dengan kecepatan yang tak ada taranya Khalid masuk dari garis belakang dan menggempur orang Islam dipusat pertahanannya. Melihat Khalid telah masuk melalui tanah genting, orang-orang Quraisy yang telah lari cerai-berai berkumpul kembali dan mengikuti jejak Khalid menyerbu dari belakang. Pemenang-pemenang antara beberapa menit yang lalu, sekarang telah terkepung lagi dari segenap penjuru, dan situasi mereka menjadi gawat.

Khalid bin Walid telah merobah kemenangan orang Islam di Uhud menjadi suatu kehancuran. Mestinya orang-orang Quraisylah yang kalah dan cerai-berai. Tetapi karena gemilangnya Khalid sebagai ahli siasat perang, kekalahan-kekalahan telah disunglapnya menjadi satu kemenangan. Dia menemukan lobang-lobang kelemahan pertahanan orang Islam.

Hanya pahlawan Khalidlah yang dapat mencari saat-saat kelemahan lawannya. Dan dia pula yang sanggup menarik kembali tentara yang telah cerai-berai dan memaksanya untuk bertempur lagi. Seni perangnya yang luar biasa inilah yang mengungkap kekalahan Uhud menjadi suatu kemenangan bagi orang Quraisy.

Ketika Khalid bin Walid memeluk Islam Rasulullah sangat bahagia, karena Khalid mempunyai kemampuan berperang yang dapat digunakan untuk membela Islam dan meninggikan kalimatullah dengan perjuangan jihad. Dalam banyak kesempatan peperangan Islam Khalid bin Walid diangkat menjadi komandan perang dan menunjukan hasil gemilang atas segala upaya jihadnya.

Pada masa pemerintahan Abu Bakar, Khalid diamanahkan unruk memperluas wilayah Islam dan membuat kalang kabut pasukan Romawi dan Persia. Pada tahun 636, pasukan Arab yang dipimpin Khalid berhasil menguasai Suriah dan Palestina dalam Pertempuran Yarmuk, menandai dimulainya penyebaran Islam yang cepat di luar Arab.

Pada masa pemerintahan Umar bin Khattab, Khalid diberhentikan tugasnya dari medan perang dan diberi tugas untuk menjadi duta besar. Hal ini dilakukan oleh Umar agar Khalid tidak terlalu didewakan oleh kaum Muslimin pada masa itu.

Wassallam …

STRATEGI MENGALAHKAN MUSUH YANG DZOLIM

Beberapa waktu yang  lalu aku menghadapi permasalahan dengan sesama pekerja, maklumlah bila kita dalam sebuah organisasi ataupun lingkungan pekerjaan, pabrik atau lainnya pasti akan mengahadapi orang yang baik dan buruk.

Kadang kita berjalan lurus dengan orang lain, kadang kita juga ketemu dengan orang yang sangat hasut dengan penuh iri dengki serta tipu daya.

Demikian juga , ketika aku ketemu dengan suasana seperti itu, menjadi seorang yang dipojokkan, difitnah, dengan berbagai cara, dijelek-jelekkan, dicari kesalahannya, meski aku berbuat benarpun akan disalahkan.

Bertemu dengan kondisi seperti ini memang sangat tidak menyenangkan, dan kalau kita melawannya dengan cara kekerasan pasti akan berlanjut ke jalur hukum, kalau sudah jadi makanan aparat…, itulah lubang neraka dunia, anda akan dihajar baik secara fisik maupun non fisik ( memeras, minta uang jaminan, dan sebagainya….).

Kemudian aku teringat akan ayat Al Quranul Kariim,…..

ﺑﺳﻢﷲﺍﻠﺮﺣﻣﻥﺍﻠﺮﺣﻳ

ﺍﻧﻣﺎﺍﻤﺭﻩﺍﺫﺁﺍﺭﺍﺪﺸﻳﺄﺍﻦﻴﻘﻭﻞﻠﻪﻜﻦﻓﻴﻜﻮﻥ

 ﴿ﻴﺲ׃۸٢﴾

  • baca sambil tahan nafas 7x kemudian aku tiupkan ke wajah orang tukang fitnah itu dari kejauhan dengan berdoa dalam hati mohon agar Allah memberi hukuman yang adil untuk orang itu, karena sebenarnya Allah lah sebaik baiknya hakim, didunia dan di akhirat.
  • ulangi berkali berkali, kemudian lakukan sholat hajat 2 rakaat , berdoa dan berserah diri pada Allah karena Allah berkuasa atas segala sesuatu.
  • Setelah kurang lebih 7 hari, orang itu merasa sakit yang harus dilarikan kerumah sakit dan harus dioperasi. Setelah operasi orang itu berubah tutur perilakunya, yang tadinya omongannya, cara bicaranya, tingkah lakunya, selalu membuat telinga sakit dan emosi, kini agak terkendali.
  • “Maha Suci Engkau Ya Allah, engkau telah menjawab Doaku dengan memberi keadilan yang seadil adilnya untukku). Orang itupun harus pindah bagian karenanya. Dan aku dapat bekerja dengan tenang, tanpa telinga sakit dan hati emosi karenannya.

Sesungguhnya jika anda punya Musuh yang dholim, bahkan sangat dholim yang mungkin sangat berbahanya bagi anda, dan keluarga anda, dengan hanya Berdoa dengan ayat tersebut, maka Insya Allah musuh anda akan cepat sekali binasa tetapi dengan cara khusus dan itu jika sangat terpaksa dan bukan untuk permainan. Maka bersyukurlah anda kepada Allah karena dengan Al Quran. Semua permasalahan hidup anda akan dapat teratasi.

Untuk cara khususnya mohon maaf karena sangat berbahaya, akupun berusaha untuk tidak menggunakannya, kecuali jika sangat terpaksa.

= Srikandi Sedjati =

 

BEBERAPA HAL YANG MESTI DIKETAHUI SEBELUM RAMADHAN

Hukum puasa, Ramadhan, shalat tarawih, zakat fithri, zakat fitrah

Menyambut Ramadhan, bulan suci, bulan penuh kebaikan bukan hanya dengan suka cita. Persiapan fisik dianjurkan untuk dilakukan. Bentuknya adalah dengan banyak puasa sunnah di bulan Sya’ban sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Perbanyak taubat pun mesti dilakukan agar ibadah kita dimudahkan di bulan suci Ramadhan. Bekal ilmu lebih-lebih harus kita siapkan agar ibadah kita di bulan Ramadhan tidak jadi sia-sia.

Ibnul Qayyim dalam Miftah Daris Sa’adah berkata, “Orang yang beribadah tanpa adanya ilmu bagai orang yang berjalan tanpa ada penuntun. Sudah dimaklumi bahwa orang yang demikian akan mendapatkan kesukaran dan sulit untuk selamat. Taruhlah ia bisa selamat, namun itu jarang. Menurut orang yang berakal, ia tetap saja tak terpuji bahkan pantas dapat celaan.”

Apa saja bekal ilmu menyambut Ramadhan yang dimaksud?

Ilmu yang harus kita miliki adalah ilmu yang bisa membuat ibadah puasa kita sah, tidak jadi sia-sia dan semakin membuat puasa kita sempurna serta penuh makna.

1. Ilmu tentang puasa

Puasa artinya menahan diri dari berbagai pembatal puasa mulai dari terbitnya fajar Shubuh hingga tenggelamnya matahari (waktu Maghrib).

Puasa ini diwajibkan bagi orang yang telah baligh (ditandai dengan mimpi basah atau datang haidh pada wanita), berakal (tidak gila), dalam keadaan sehat dan tidak sedang bersafar.

Bagi orang yang sakit dan musafir mendapatkan keringanan tidak berpuasa dan mesti mengganti di hari lainnya (menunaikan qadha’). Begitu pula untuk orang sepuh (tua renta) yang tidak kuat lagi untuk berpuasa dan orang yang sakit menaun tak kunjung sembuh mendapat keringanan tidak berpuasa. Sebagai gantinya adalah menunaikan fidyah, yaitu sehari tidak berpuasa berarti menunaikan fidyah berupa satu bungkus makanan yang diberikan pada orang miskin.

Wanita hamil dan menyusui pun mendapat keringanan tidak berpuasa jika mereka merasa berat atau khawatir pada keadaan diri atau bayinya. Sebagai gantinya, wanita hamil dan menyusui tersebut mesti menunaikan qadha’ di hari lain saat ia mampu. Karena keduanya lebih tepat dimisalkan dengan wanita hamil dan menyusui bukan dengan orang yang telah sepuh yang hanya menunaikan fidyah.

Adapun yang termasuk pembatal puasa adalah makan dan minum dengan sengaja, muntah dengan sengaja, datang haidh dan nifas, keluar mani saat bercumbu, dan berhubungan intim dengan sengaja.

Puasa tersebut dilakukan dengan berniat. Maksud niat adalah berkeinginan atau mengetahui dalam hati akan melakukan suatu ibadah, tanpa dilafazkan dengan ucapan niat tertentu. Niat itu pun harus ada setiap malamnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja yang tidak berniat sebelum fajar (Shubuh), maka tidak ada puasa untuknya.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan An Nasai, shahih).

Puasa yang sempurna dilakukan akan menggapai derajat takwa sebagaimana Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183).

2- Ilmu tentang amalan sunnah saat puasa

Di antara amalan sunnah yang bisa dilakukan adalah:

a- Makan sahur

Dalam hadits dari Anas disebutkan, “Makan sahurlah kalian karena dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (Muttafaqun ‘alaih). Waktu sahur disunnahkan untuk diakhirkan karena jarak makan sahur Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan waktu pengerjaan Shalat Shubuh adalah sekitar membaca 50 ayat Al Qur’an (berarti: 10-15 menit) sebagaimana diterangkan dalam hadits yang muttafaq ‘alaih. Dari hadits ini, Abu Jamroh mengatakan bahwa makan sahur itu (disunnahkan) diakhirkan waktunya.

b- Berbuka puasa

Jika azan Maghrib telah berkumandang, maka diperintahkan untuk segera berbuka. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (Muttafaqun ‘alaih). Disunnahkan berbuka ketika itu dengan kurma. Jika tidak ada bisa diganti dengan makanan yang manis-manis karena akan mengembalikan kekuatan orang yang telah berpuasa.

Saat kita mulai menyantap makanan berbuka, tetap mengucapkan ‘bismillah’ sebagaimana adab yang diajarkan dalam Islam saat makan. Setelah itu mengucapkan doa saat berbuka puasa, “Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah” (artinya: dahaga telah hilang dan urat-urat leher telah basah dan pahala telah ditetapkan insya Allah). (HR. Abu Daud, hasan)

c- Memberi makan berbuka puasa

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang yang berpausa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad, shahih).

d- Lebih banyak bersedekah dan beribadah di bulan Ramadhan

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam termasuk yang begitu giat melakukan amalan kebaikan, juga berderma di bulan Ramadhan dibandingkan waktu lainnya.

Juga yang dituntut pada bulan Ramadhan adalah untuk memperbanyak tilawah dan mengkaji Al Qur’an. Karena bulan Ramadhan disebutkan, “Bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran” (QS. Al Baqarah: 185).

e- Menggapai lailatul qadar, malam yang amalan di dalamnya lebih baik daripada seribu bulan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan, “Carilah lailatul qadar pada malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari). Untuk mudah meraihnya adalah dengan melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir di masjid, yaitu berdiam walau beberapa waktu di masjid dalam rangka ibadah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri biasa melakukan i’tikaf selama sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan.

3- Ilmu tentang shalat tarawih

Shalat tarawih disunnahkan dilakukan secara berjama’ah baik bagi laki-laki dan perempuan. Keutamaannya di antaranya disebutkan dalam hadits Abu Hurairah, “Siapa saja yang melakukan qiyam Ramadhan (shalat tarawih) atas dasar iman dan mengharap padahal dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (Muttafaqun ‘alaih).

Shalat tarawih yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah 11 raka’at. Namun menurut mayoritas ulama, shalat tarawih tidak dibatasi jumlah raka’atnya. Shalat tarawih boleh dikerjakan dengan raka’at yang sedikit maupun banyak. Karena saat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya mengenai shalat malam, beliau tidak memberikan batasan. Yang beliau katakan, “Shalat malam itu dua raka’at salam, dua raka’at salam.” (Muttafaqun ‘alaih). Alasan lainnya, Umar bin Khattab pernah memerintahkan Ubay bin Ka’ab untuk melaksanakan shalat tarawih sebanyak 20 raka’at. Intinya, shalat tarawih boleh dilakukan dengan 11 atau 23 raka’at asalkan shalat tersebut memiliki thuma’ninah, artinya tidak ngebut atau tidak dengan kecepatan tinggi. Thuma’ninah itu adalah bagian rukun shalat, yang jika tidak ada berarti shalat tidaklah sah.

4- Ilmu tentang zakat fithri
Zakat fithri adalah zakat yang dikeluarkan menjelang Idul Fithri, paling cepat dua atau tiga hari sebelum Idul Fithri, bukan dibayar di awal atau pertengahan bulan. Zakat fithri yang dikeluarkan bentuknya adalah beras yang merupakan makanan pokok (bukan uang) dengan ukuran satu sho’ (kisaran 2,1 – 3,0 kg). Zakat fithri ini disalurkan pada fakir miskin dengan tujuan untuk membahagiakan mereka pada hari raya dengan makanan dan untuk menyucikan orang yang berpuasa. Waktu akhir penunaian zakat fithri adalah sebelum shalat ‘ied dilaksanakan.