DO’A MENGHIMPUN BIAYA UNTUK SUATU ACARA ATAU KEPERLUAN LAIN

 

Bila anda punya keinginan untuk mengadakan acara resepsi atau acara lainnya pada bulan atau waktu yang akan datang, sementara anda saat ini belum mempunyai biaya yang cukup. Maka anda dapat melakukan amalan dibawah ini :

1. Usahakan setiap hari hari anda membaca ayat dibawah ini sebanyak 41 (empat puluh satu) kali.

DOA-nya :

MUHAMMADUN RASUULU ALLAAHI WAALLADZIINA MA’AHU ASYIDDAAU ‘ALAA ALKUFFAARI RUHAMAAU BAYNAHUM TARAAHUM RUKKA’AN SUJJADAN YABTAGHUUNA FADHLAN MINA ALLAAHI WARIDHWAANAN SIIMAAHUM FII WUJUUHIHIM MIN ATSARI ALSSUJUUDI DZAALIKA MATSALUHUM FII ALTTAWRAATI WAMATSALUHUM FII AL-INJIILI KAZAR’IN AKHRAJA SYATH-AHU FAAAZARAHU FAISTAGHLAZHA FAISTAWAA ‘ALAA SUUQIHI YU’JIBU ALZZURRAA’A LIYAGHIIZHA BIHIMU ALKUFFAARA WA’ADA ALLAAHU ALLADZIINA AAMANUU WA’AMILUU ALSHSHAALIHAATI MINHUM MAGHFIRATAN WA-AJRAN ‘AZHIIMAAN

ARTINYA :

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mu’min). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS. Al-Fath : 29)

2. Bacaan akan lebih baik dilakukan setelah sholat wajib lima waktu.

3. Sambil membaca, mohonlah pertolongan kepada ALLAH, jangan memohon kepada hal-hal lain apalagi sampai menyekutukanNYA.

 

DEMIKIAN, SEMOGA BERMANFAAT..

 

= Ryana =

 

Advertisements
TERSENYUMLAH JIKALAU DIRIMU DI UJI

TERSENYUMLAH JIKALAU DIRIMU DI UJI

 

.

TERSENYUMLAH JIKALAU DIRIMU DI UJI

 

kpp

 

Tersenyumlah jikalau dirimu di uji
Tersenyumlah jikalau dirimu dilukai
Tersenyumlah jikalau dirimu dilupai
Tersenyumlah jikalau dirimu disakiti
Tersenyumlah jikalau dirimu di dzolimi

Tersenyumlah jikalau dirimu ditindasi
Tersenyumlah jikalau dirimu dibebani
Tersenyumlah jikalau dirimu dikhianati
Tersenyumlah jikalau dirimu dikasari

Hanya sabar dan syukur menciptakan senyuman
Sesungguhnya Kesulitanmu itu adalah Sejatimu

Ya Allah, Berilah aku kekuatan menghadapinya jadikanlah senyumanku menjadi penawar dukaku. Aaminn ya rabbal alamiiinn…

03282014, 12 : 50 WIB
= Ryana =

GOLONGAN MALAIKAT DAN PEMBAGIAN TUGASNYA

Berapakah jumlah malaikat seluruhnya? Sejauh ini baik Al-Qur’an maupun hadits tidak menyebutkan jumlah malaikat secara pasti. Tetapi tidak mustahil jumlah mereka mencapai ribuan atau bahkan jutaan. Hal ini tersirat dari beberapa hadits berikut ini :

Hakim bin Hazam memberitahukan, ketika Rosulullah saw. berada di antara sahabatnya, beliau bertanya,

“Apakah kalian mendengar apa-apa yang aku dengar?” Mereka menjawab, “Kami tidak mendengar apa pun.” Beliau bersabda, “Sungguh aku sedang mendengar bunyi derap langkah dari langit yang tidak pernah berhenti, sedangkan di sana tidak ada sejengkal pun tempat, kecuali ditempati oleh malaikat yang bersujud, atau berdiri.” (HR. Thobroni)

Dalam hadits yang menerangkan tentang Isro’ Mi’roj, Nabi Muhammad saw. antara lain menerangkan,

“Kemudian aku dinaikkan ke Baitul Makmur, dan tiba-tiba aku menemukan pada setiap hari tempat itu dimasuki 70000 (tujuh puluh ribu) malaikat.” (HR. Bukhori Muslim)

Kelak juga ada tujuh puluh ribu malaikat yang menyeret manusia ke neraka Jahanam. Ibnu Mas’ud menceritakan, Muhammad Rosulullah saw. bersabda,

“Pada hari itu akan dimasukkan ke dalam Jahanam 70.000 (tujuh puluh ribu) kelompok orang yang berdesakan. Dalam setiap kelompok itu terdapat 70000 (tujuh puluh ribu) malaikat yang menyeret.” (HR. Muslim dan Tirmidzi)

Yang mengetahui secara pasti jumlah malaikat hanyalah Allah SWT. “Dan tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu, kecuali Dia sendiri.” (QS. 74/Al-Muddatstsir: 31)

Berikut kami uraikan sepuluh nama malaikat dan tugas mereka masing-masing.

1. Jibril as., mengepalai seluruh malaikat. Ia memiliki beberapa nama lain, ialah

Namus, Ruhul Amin (roh yang diberi kepercayaan) dan Roh Kudus (roh yang suci). Nabi Muhammad Rosulullah saw. pernah melihat rupa aslinya. “Sungguh dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain.” (QS. 53/ An-Najm: 13)

Malaikat Jibril as. juga pernah menampakkan diri menjadi seorang pria kepada ibunda Nabi Isa as.

Ceritakanlah (Muhammad) kisah Maryam di dalam Kitab (Al-Qur’an), ketika ia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu ternpat di sebelah timur (Baitulmaqdis), lalu dia memasang tabir (yang melindunginya) dari mereka, lantas Kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, maka dia menampakkan diri di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Dia (Maryam) berkata, “Sungguh aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa”. Dia (Jibril) berkata, “Sungguh aku hanyalah utusan Tuhanmu, untuk menyampaikan anugerah kepadamu seorang anak lelaki yang suci.” (QS. 19/ Maryam: 16-19)

Malaikat Jibril as. bertugas menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada para nabi dan rosul.

“(Dia-lah) Yang Mahatinggi Derajat-Nya, Yang memiliki ‘Arasy, yang menurunkan wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hambaNya agar memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari kiamat).” (QS. 40/Al-Mukmin: 15) Dia pula yang menyampaikan ayat-ayat Al-Qur’an kepada Muhammad Rosulullah saw. Katakanlah (Muhammad), “Barang siapa memusuhi Jibril, maka (ketahuilah) bahwa dialah yang telah menurunkan (Al-Qur’an) ke dalam hatimu dengan izin Allah, membenarkan (kitab-kitab) terdahulu, dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.” (QS. 2/ Al-Baqoroh: 97)

2. Mikail as., adalah malaikat yang bertugas membagikan rezeki kepada seluruh makhluk Allah SWT.

“Barang siapa menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Ny a, rosul-rosul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah musuh bagi orang-orang kafir.” (QS. 2/ Al-Baqoroh: 98)
Malaikat Mikail as. juga kerap mendampingi malaikat Jibrilas. melaksanakan tugas-tugasnya, antara lain:

# sewaktu Jibril as. membedah dada Nabi Muhammad saw., Malaikat Mikail as. yang mengambil air zam-zam untuk mencuci hati beliau.

# Mendampingi Malaikat Jibril as. mengantarkan Nabi Muhammad saw. melakukan isro’ mi’roj.

3. Izroil as., adalah malaikat yang bertugas mencabut ruh (nyawa) semua makhluk Allah SWT. termasuk mencabut nyawa para malaikat, dan kelak mencabut nyawanya sendiri. Karena itu dia mendapat julukan “malaikat maut”, yang mengantarkan kematian. Tentu saja tugas tersebut dia lakukan setelah mendapat perintah dari Allah SWT.

“Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras, dan demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut.” (QS. 79/ An-Nazi’at: 1-2)

4. Isrofil as., adalah malaikat yang bertugas meniup sangkakala (terompet) pada saat tiba hari kiamat dan menjelang manusia dibangkitkan dari alam kubur kelak.

“Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah).” (QS. 39/Az-Zumar: 68)

Dalam suatu doa, Nabi Muhammad saw. juga pernah menyebut nama Isrofil.

“Ya Allah, Tuhannya Jibril, Mikail, dan Isrofil, Pencipta langit dan bumi. Yang Maha mengetahui yang gaib dan zhohir, Engkaulah yang menghukum di antara hamba-Mu pada apa-apa yang mereka perselisihkan, tunjukilah aku kebenaran dari apa-apa yang diperselisihkan dengan izin-Mu. Sesungguhnya Engkau menunjuki siapa saja yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus.” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi, dari ‘Aisyah ra.)

5. Roqib as., adalah malaikat yang bertugas mencatat segala ucapan dan perbuatan baik manusia.

6. Atid as., adalah malaikat yang bertugas mencatat segala ucapan dan semua perbuatan jahat manusia. Tentang kedua malaikat ini, diterangkan dalam Al-Qur’an,

“Sungguh bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (perbuatanmu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. 82/A1-Infithor: 10-12)

7. Munkar as. dan 8. Nakir as, adalah malaikat yang bertugas menginterogasi manusia di alam kubur. Abu Huroiroh ra. menceritakan, Rosulullah saw. bersabda,

“Apabila seorang mayat atau seorang kamu telah dikuburkan maka datanglah kepadanya dua malaikat yang berwarna hitam dan biru. Yang satu bernama Munkar, dan satu lagi bernama Nakir. Lalu keduanya bertanya, “Bagaimana pendapatmu tentang pria ini?”

Jika ia menjawab, “Dia adalah hamba Allah dan Rosul-Nya, saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah hamba dan Rosul-Nya”, maka keduanya berkata, “Kami sudah mengetahui bahwa kamu mengatakan kalimat ini. Lalu kuburnya diluaskan hingga tujuh puluh hasta kali tujuh puluh hasta, dan diterangi dengan cahaya. Kemudian dikatakan kepadanya, “Tidurlah kamu”, ia menjawab, “Bolehkah aku kembali kepada keluargaku di dunia agar aku dapat menceritakah kepada mereka apa yang terjadi?” Kedua malaikat itu berkata, “Tidurlah kamu seperti tidurnya seorang penganten yang tidak akan dibangunkan kecuali oleh istrinya yang paling dia cintai, hingga Allah membangkitkannya.”

Jika mayit itu seorang munafik, maka ia akan menjawab, “Aku mendengar orang-orang mengatakan sesuatu, maka aku pun ikut mengatakan seperti perkataan mereka, sedangkan aku tidak memahami.” Lalu kedua malaikat itu berkata, “Kami mengetahui bahwa kamu mengatakan demikian.” Maka diperintahkan kepada bumi, “himpitlah dia.” Bumi pun menghimpit mayat itu hingga tulang-tulang rusuknya berantakan, dan is akan selalu diazab hingga Allah SWT membangkitkannya kelak.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu ‘Ashim)

9. Ridwan as. adalah malaikat yang bertugas menjaga pintu surga tempat manusia menerima imbalan dari ketaatan dan ketakwaannya kepada Allah SWT.

10. Malik as. adalah malaikat yang bertugas menjaga neraka, tempat manusia menerima imbalan dari kedurhakaannya kepada Allah SWT. Mereka berseru, “Wahai (malaikat) Malik, biarlah Tuhanmu mematikan kami saja.” Dia menjawab, “Sungguh, kamu akan tetap tinggal (di neraka ini).” (QS. 43/ Az-Zukhruf: 77)

GOLONGAN  MALAIKAT :

Ditinjau dari kedudukan dan tugasnya, para malaikat dikelompokkan dalam 8 (delapan) golongan.

1. Malaikat Hamalatul ‘Arsy, yaitu para malaikat pemikul Arsy. Mereka adalah malaikat yang pertama diciptakan, dan menempati tingkat tertinggi.

2. Malaikat Haffun, yaitu para malaikat yang mengelilingi Arsy.

3. Malaikat Ruhaniyun, adalah kelompok malaikat bangsa ruhani, yang selalu bertasbih dan bertahlil dengan suara keras.

4. Malaikat Karobiyyun, adalah kepala-kepala malaikat yang berada di sekitar ‘Arsy.

5. Malaikat Safaroh, adalah para malaikat yang menjadi penghubung antara Allah dengan para nabi dan orang-orang saleh. Tugas mereka adalah melaksanakan perintah-perintah Allah SWT. Selain itu menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rosul, dan menyampaikan ilham dan mimpi kepada para nabi dan orang-orang saleh.

Yang tergolong dalam malaikat safaroh, ialah Jibril as., Mikail as., Isrofil as., dan Izroil as.

6. Malaikat Hafadhoh, adalah malaikat yang menjaga manusia. Jumlahnya dua puluh malaikat.

7. Malaikat Katabah, adalah malaikat yang memindahkan ketetapan-ketetapan dari Lauh Mahfudh.

8. Malaikat Zabaniyah, adalah malaikat yang menyiksa orang-orang berdosa. “Kelak kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah.” (QS. 96/ Al-Alaq: 18)

.

=Ryana=

.

TIPS ANTI MALAS SHOLAT 5 WAKTU

.

Shalat adalah tiang agama. Nah lho, kalau tidak shalat berarti tiangnya kemana? Rasa malas sering datang ketika waktunya shalat. Bagaimana cara mengatasinya ? Yuk simak tips berikut :

1. Niat
Segala perbuatan tergantung pada niatnya. Niatkan pada diri kita untuk selalu shalat tepat di awal waktu. Bersungguh-sungguhla h melawan rasa malas itu. Jangan sampai rasa malas menguasai diri kita.

2. The power of habit
Biasakanlah untuk shalat lima waktu berjama’ah dimasjid ( bagi pria), walau pada awalnya terasa berat tapi kalau sudah dibiasakan akan terasa ringan bahkan kita akan merasa rugi bila meninggalkannya.

3. Kontrol diri
Jika rasa malas itu kembali menggerogoti kita, lawan saja. Ingat kewajiban kita sebagai orang muslim, ingatlah balasan/adzab Allah terhadap orang-orang yang meninggalkan shalat.

4. Jangan pernah di tunda
Jika adzan telah dikumandangkan,seger alah untuk berwudhu. Apabila sedang melakukan aktivitas sepenting apapun, berhentilah sejenak. Ini mungkin yang susah dilakukan, tapi menunda shalat akan menimbulkan rasa malas nantinya. Jangan tunda, segera laksanakan shalat.

5. Komitmen
Komitmen terhadap diri sendiri. Shalat itu kewajiban, dan kewajiban itu harus dilaksanakan. Lakukan terus secara konsisten, sehingga shalat pun berubah fungsi menjadi kebutuhan. Rasa malas itu bisa datang kepada siapa saja. Tergantung bagaimana kita menyikapinya. Yang terpenting adalah niat, usaha, kemauan dan komitmen untuk melakukan shalat 5 waktu tepat waktu.

Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita, Barokallah..

= RYANA=

 

 

KISAH PENCURIAN JASAD NABI MUHAMMAD SAW

 

KISAH PENCURIAN JASAD NABI MUHAMMAD SAW

 

Harap Dibaca…!!!

Peristiwa yang memilukan dan nyaris menampar wajah umat islam terjadi pada tahun 1164 M atau 557 H. Jasad Nabi Muhammad SAW pernah terusik dan nyaris dicuri oleh orang kafir laknatullah. Akhirnya Allah menyelamatkannya dari rencana jahat yang mengancam sang nabi tercinta.

Usaha-usaha mengambil jasad nabi dari makamnya untuk dipindah ke tempat lain sudah berkali-kali dilakukan orang, diantaranya adalah yang terjadi pada tahun 557 H (1163 M). Dikisahkan dalam kitab Fusul min Tarikhil Madinah, sebagaimana telah dicatat oleh sejarawan Ali Hafidz.

Pada tahun itu Sultan Nuruddin Mahmud Zinki yang menguasai Mesir dan Syiria terkenal sebagai raja yang saleh dan memperhatikan Islam. Pada suatu malam ketika ia tidur di istananya di Damaskus, ia mimpi bertemu Nabi Muhammad saw, sedang menudingkan tangannya ke arah dua orang berwajah Eropa, seraya berkata, “Wahai Mahmud, tolonglah aku dari dua orang ini!”.

Kemudian ia bangun dan tertegun kaget, lalu berwudhu dan shalat dua rakaat, dan tidur lagi. Ketika sudah tertidur ia melihat seperti yang ia lihat tadi, kemudian terbangun ambil air wudhu, shalat dan tidur lagi dan yang untuk ketiga kalinya, ia bermimpi seperti yang ia lihat pada yang pertama.

Tanpa menunggu pagi, saat itu juga ia panggil menterinya yang saleh dan taat beragama bernama, Jamaluddin al-Musilly. Setelah sultan cerita semua yang ia alami tadi, maka al-Musilly dengan hati-hati berkata: “Ini pasti terjadi sesuatu yang negatif di Madinah, sekarang juga kita harus ke sana dan harus kita rahasiakan dahulu peristiwa yang Sultan alami tadi”.

Malam itu juga Sultan segera mempersiapkan diri untuk melakukan perjalanan dari damaskus ke madinah yang memakan waktu 16 hari, dengan mengendarai kuda bersama 20 pengawal serta banyak sekali harta yang diangkut oleh puluhan kuda. Sesampainya di Madinah, sultan langsung menuju Masjid Nabawi untuk melakukan sholat di Raudhah dan berziarah ke makam Nabi SAW. Sultan bertafakur dan termenung dalam waktu yang cukup lama di depan makam Nabi SAW, bingung tidak tahu apa yang harus dikerjakan.

Berkatalah menteri kepada Sultan: “Dapatkah tuan sultan memastikan dua orang itu kalau sekarang tuan sultan melihatnya?”. “Ya, pasti”, jawab Sultan.

Maka menteri langsung berdiri dan mengumumkan agar semua penduduk Madinah datang ke Masjid, karena sultan akan membagikan hadiah dan sedekah, jangan sampai ada yang ketinggalan. Kemudian satu-persatu penduduk Madinah datang dan dicatat di depan Sultan. Sampai pada orang yang terakhir, Sultan tidak melihat orang yang terlihat dalam mimpi.
Lantas sultan bertanya: “Masih adakah yang lain?”.

Penduduk Madinah kemudian menjawab: “Memang masih ada, yaitu dua orang jamaah haji dari Maroko yang mukim disini, mereka saleh dan kaya, sering membagi sedekah dan selalu shalat berjamaah di Masjid Nabawi, mereka merasa sudah cukup tidak perlu ambil sedekah atau hadiah.

“Datangkan mereka kesini sekarang juga…..!”, perintah Sultan.

Terkejutlah Sultan ketika melihat dua orang itu persis dengan yang ia lihat dalam mimpi, lalu ia bertanya, “Dari mana asal kalian berdua?”… “Kami berdua dari Maroko, kami berdua beribadah haji dan ingin bermukim dekat makam Nabi satu tahun”, jawab mereka. “Apakah keterangan kalian dapat saya percayai…?”, desak Sultan agar mereka mengaku yang sebenarnya. Tetaplah mereka bersikeras pada keterangannya dan tidak mengakui apa yang mereka kerjakan sebenarnya.

Maka Sultan datang ke rumah yang mereka sewa (rumah dekat makam Nabi dari arah kiblat) dan sesampainya di rumah itu yang di temuinya adalah tumpukan harta, sejumlah buku dalam rak dan dua buah mushaf al-Qur’an. Lalu sultan berkeliling ke kamar sebelah. Saat itu Allah memberikan ilham, sultan Mahmud tiba-tiba berinisiatif membuka tikar yang menghampar di lantai kamar tersebut. Masya Allah, Subhanallah…. ternyata ada lubang gua..

Semua yang melihat jadi terkejut dan Sultan memerintahkan salah satu pengikutnya untuk masuk….. dan alangkah terkejutnya….. ternyata lubang itu menuju arah bawah Masjid Nabi dan sudah menembus tembok masjid, hampir sampai tembok makam Nabi. Seketika itu juga, sultan segera menghampiri kedua lelaki berambut pirang tersebut dan menghantamnya dengan sangat keras “Pluaak..Pluook”.. keduanyapun jatuh tersungkur.

Setelah bukti ditemukan, mereka mengaku diutus oleh raja Nasrani di Eropa misinya untuk mencuri jasad Nabi SAW. Pengakuan mereka adalah;
1- Mereka adalah dua orang Kristen dari Spanyol, datang ke Madinah menyamar sebagai jamaah haji dari Maroko.
2- Maksud kedatangannya adalah melaksanakan tugas suci dari Liga Kristen Internasional untuk mengambil jasad Nabi Muhammad saw dan dibawa ke Eropa.
3- Dengan menggali terowongan dan membuang tanah galian ke Baqi’ setiap malam, mereka optimis berhasil mengambil jasad nabi saw.
4- Semua biaya ditanggung oleh liga tersebut.

Pada pagi harinya, setelah mengakui semua perbuatannya mereka dihukum pancung di sebelah Timur makam Nabi saw disaksikan semua penduduk Madinah. Karena peristiwa tersebut Sultan memerintah memperkuat bangunan makam dengan menggali sekelilingnya sedalam 15 meter kemudian dicor atau dibeton dengan timah. Setelah pembangunan selesai, sultan Mahmud dan rombongan pulang ke negeri Syam untuk kembali memimpin kerajaannya.

”Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada ruhnya junjungan kita nabi Muhammad saw. di dalam semua arwah. Limpahkanlah rahmat kepada jasadnya junjungan kita nabi Muhammad saw. di dalam semua jasad. Dan limpahkanlah rahmat kepada makamnya junjungan kita nabi Muhammad saw. di dalam semua makam. Ya Allah, sampaikanlah kepada ruhnya junjungan kita nabi Muhammad saw. dari saya, sebagai penghormatan dan keselamatan.” AaMiin…

= ————–=

SHOLAWAT MUSTAJAB UNTUK MELUMPUHKAN ORANG DZOLIM

 

 

SHOLAWAT HAIBAH (Excellent)

.

CARANYA :

1. DI AMALKAN SETELAH SHOLAT FARDHU WAJIB 5 WAKTU, TAWASSUL AL-FATIHAH UNTUK NABI MUHAMMAD SAW,  UNTUK PARA SAHABAT NABI, MALAIKAT MUQORROBIN DAN QORRIBIN, UNTUK PARA NABI, PARA WALI ALLAH,  UNTUK ORANG-ORANG YANG SEDANG SAKIT,  UNTUK ORANG TUA KITA, DAN  UNTUK DIRI SENDIRI

2. DI AMALKAN SEBANYAK 47 KALI DALAM SEMALAM/SETIAP SELESAI SHOLAT FARDHU WAJIB 5 WAKTU.

 

AMALANNYA :

“ALLAHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLAATAN TULQII BIHAR RU’BA WAL HAIBATA FII QULUUBIL KAAFIRIINA WAL MUSYRIKIINA WADH DHOOLIMIINA WAL MUNAFIQIINA WAL MUFSIDIINAA WA’ALAA AALIHI WA SHOHBIHII WA SALLAMA “

 

ARTINYA :

” WAHAI ALLAH LIMPAHKANLAH SHOLAWAT KEPADA JUNJUNGAN KITA NABI MUHAMMAD, SHOLAWAT YANG MEMBUAT KETAKUTAN, KEGETARAN DALAM HATI ORANG KAFIR, ORANG-ORANG MUSYRIK, ORANG-ORANG YANG BERBUAT KERUSAKAN. DAN JUGA KEPADA SEGENAP KELUARGA DAN PARA SAHABAT BELIAU BERIKUT KEPADA MEREKA. “

.

KAJIAN :

1. SHOLAWAT HAIBAH ADALAH SHOLAWAT YANG BANYAK MEMILIKI KHASIAT. DIANTARANYA : UNTUK TOLAK BALA/BAHAYA, MENGGETARKAN HATI ORANG-ORANG KAFIR, ORANG YANG INGIN MENDHOLIMI KITA, PERBUATAN ORANG-ORANG MUSYRIK, ORANG-ORANG YANG INGIN BERBUAT KERUSAKAN.

2. MENDAPAT KESEHATAN ROHANI DAN JASMANI YANG SELALU SEHAT DAN TERJAUH DARI MARABAHAYA YANG MENIMPA DIRINYA.

.

= RYANA =

.

DOA AGAR DILINDUNGI DARI SIFAT PENAKUT, PIKUN DAN BAHAYA FITNAH

Disunnahkan setiap kali shalat Fardhu wajib atau sholat sunnah untuk berdo’a memohon perlindungan kepada Allah dari empat perkara, yaitu :

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ  ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal.” (HR. Bukhari-Muslim)

DOA AGAR DILINDUNGI DARI SIFAT PENAKUT, PIKUN DAN FITNAH :

 

AMALAN :

1. DIAMALKAN SETELAH SHOLAT SUNNAH TAUBAH 2 RAKAAT

2. DIAMALKAN SETELAH SHOLAT SUNNAH TAHAJJUD 2 RAKAAT

3. DI TUTUP DENGAN SHOLAT SUNNAH WITIR

.

DOA-NYA :

” ALLAHUMMA INNI A’UUUDZU BIKA MINAL JUBNI, WA’AUUDZUBIKA MIN ANA RUDDA ILAA ARDZALIL

‘UMRI WA’AUUDZU BIKA MIN FITNATID DUN-YAA WA A’UUDZUBIKA MIN’ADZAABIL QOBRI “

.

ARTINYA :

” YA ALLAH, SESUNGGUHNYA AKU BERLINDUNG KEPADA ENGKAU DARI SIFAT PENAKUT DAN AKU

BERLINDUNG KEPADA ENGKAU DARI MENCAPAI UMUR YANG SEBURUK-BURUKNYA DAN AKU

BERLINDUNG  KEPADA ENGKAU DARI FITNAH DUNIA DAN SIKSA KUBUR “

.

KAJIAN :

1. BAGUS DIAMALKAN APABILA DALAM KONDISI DICEKAM RASA TAKUT, STRESS, DAN SIFAT LUPA

2. KONDISI DALAM KEADAAN PASRAH, MENYERAHKAN DIRI SEUTUHNYA KEPADA ALLAH SWT

3. PERLINDUNGAN DARI FITNAH ORANG-ORANG YANG MEMILIKI SIFAT IRI DAN DENGKI

4. PERMOHONAN AMPUN DARI SEGALA PERBUATAN DOSA YANG TELAH DIPERBUAT.

.

= SRIKANDI SEDJATI =

.